2 ART Loncat dari Rumah Kos di Benhil Jakarta Pusat, Ketua RW: Tidak Pernah Lapor sebagai Pendatang
Irwan Wahyu Kintoko April 25, 2026 08:33 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi masih menyelidiki kasus dua asisten rumah tangga (ART) yang nekat melompat dari lantai empat rumah kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026) malam.

Peristiwa tragis ini menyebabkan satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka serius.

Korban berinisial D (18) dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RS Mintohardjo pada Kamis (23/4/2026). 

Sementara korban lainnya, R (30), hingga kini masih dirawat akibat mengalami patah pada bagian lengan.

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Pidana Kasus 2 ART Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Satu Korban Tewas

R diketahui berasal dari Brebes, Jawa Tengah, dan baru bekerja sekitar satu minggu, sedangkan D berasal dari Batang, Jawa Tengah, dan telah bekerja selama kurang lebih tiga bulan.

Ketua RW 02 Kelurahan Bendungan Hilir, Syahruddin, tidak mengenal kedua korban sebelum kejadian tersebut.

Ia menyebut, keduanya juga tidak pernah melapor sebagai pendatang baru ke lingkungan setempat.

"Sebelum kejadian, saya belum pernah bertemu kedua ART tersebut, mereka juga tidak melapor ke RW (sebagai pendatang baru)," kata Syahruddin saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Peristiwa Tragis di Benhil Jakarta Pusat, 2 ART Loncat dari Kos hingga Jatuh Bersama Barang Bawaan

Warga sekitar tempat kejadian, Rahma (55), mengatakan, kedua ART ditemukan sudah tergeletak di dekat rumah tembok kos, bersama sejumlah barang bawaan.

"Di dekat got ada tas, barang-barang mereka, HP (korban) enggak punya, KTP enggak ada," kata Rahma saat ditemui Wartakotalive.com, Jumat (24/4/2026).

Peristiwa itu terjadi saat Rahma hendak beristirahat.

Ia dikejutkan suara ketukan pintu dari tetangganya yang mengabarkan adanya orang jatuh.

Baca juga: 2 ART Perempuan Terjun dari Lantai 4 Rumah Kos di Benhil Jakarta Pusat, Diduga Kabur dari Majikan

Saat keluar rumah, Rahma melihat dua perempuan sudah tergeletak di lokasi yang berjarak sekitar 10 langkah dari rumahnya.

"Posisinya sudah tergeletak dengan barang-barang jatuh dari lantai 4," ucap Rahma.

Menurut Rahma, saat pertama ditemukan, kedua korban masih dalam kondisi hidup.

Salah satu korban, R, masih bisa merespons meski dalam kondisi kesakitan.

Baca juga: Soroti Kasus ART Kabur di Benhil, Kriminolog: Bukti Lemahnya Perlindungan PRT

R sempat mengaku bekerja sebagai ART.

Warga sempat memeriksa tas milik korban yang berada di dekat saluran air untuk mencari identitas, namun tidak ditemukan kartu identitas maupun telepon genggam.

Diketahui, korban R berasal dari Brebes, Jawa Tengah, dan baru bekerja sekitar satu minggu, sementara korban D berasal dari Batang, Jawa Tengah, dan telah bekerja selama tiga bulan.

Penjaga kos langsung menghubungi ambulans dan warga melaporkan ke pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut meninggalkan trauma bagi Rahma yang masih terbayang kejadian memilukan itu. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.