WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Komunikasi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming yang menyebut Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) sebagai senior, mentor dan idolanya mendapat apresiasi
Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi menilai pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan berpolitik Gibran yang semakin matang.
“Dalam beberapa waktu terakhir, pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla begitu "menohok" soal Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Hal ini tidak terlepas dari pelaporan terhadap JK ke kepolisian usai berceramah di Masjid UGM, Yogyakarta,” kata Ari dalam keterangannya, Kamis (23/04/2026).
Ari pun menilai komunikasi politik Gibran tidak terlepas dari upayanya meredam "panasnya" tensi politik akhir-akhir ini.
Di saat rakyat terkena imbas kenaikan harga-harga seperti BBM non subsidi, elpiji non subsidi dan harga plastik akibat pengaruh geopolitik global, alih-alih memberikan solusi atau memberikan keteduhan, upaya pelaporan JK ke kepolisian serta pernyataan-pernyataan JK yang kontraproduktif begitu mereduksi semangat persatuan dan kesatuan.
Baca juga: KontraS Sebut Kondisi Kesehatan Andrie Yunus Membaik, Sudah Beraktivitas Meski Masih Terbatas
"Dalam teori komunikasi, upaya Gibran seperti ingin memecah spiral keheningan. Dari Elisabeth Noelle Neumann, seorang pakar politik dari Jerman, Gibran sepertinya ingin memecah dominasi arus pendapat umum tentang diri dan keluarganya,” ucap Ari yang juga pengajar komunikasi politik di program pascasarjana disejumlah perguruan tinggi tanah air ini.
Oleh karena itu, Ari memuji pernyataan Gibran yang tetap tenang dan santun dalam menanggapi pertanyaan publik mengenai situasi politik hari ini dan tidak terpancing untuk membuat situasi semakin memanas.
“Gibran tidak terpancing dengan pancingan pertanyaan media yang jika ditanggapi dengan emosi justru akan memperuncing suasana politik nasional menjadi semakin panas. Dalam hal ini, Gibran sudah belajar banyak mengenai pola komunikasi yang benar,” tegas Ari.
Baca juga: Dugaan Aniaya Anak, Tempat Penitipan di Umbulharjo Digerebek Polisi
Dalam sepekan terakhir, pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) soal Presiden ke-7 RI Joko Widodo tengah menjadi sorotan publik. Hal ini tidak terlepas dari pelaporan terhadap JK ke kepolisian usai berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. JK menyebut upaya pelaporan ke kepolisian tidak terlepas dari ulah pendukung-pendukung Jokowi yang zohir disebut dengan “Termul" atau ternak Mulyono.
Pro dan kontra terhadap pernyataan JK soal termul Jokowi dan terakhir menyebut Jokowi bisa menjadi Gubernur DKI dan RI-1 atas jasa-jasa JK, terus menggaungkan "panasnya" dendam lama JK terhadap Jokowi.
Jika Jokowi hanya menanggapi dengan "saya ini bukan siapa-siapa dan hanyalah orang kampung" kini publik merasa teduh dengan pernyataan Wapres Gibran Rakabuming di sela-sela kunjungannya ke Papua. Gibran menyebut sosok JK sebagai senior, mentor, dan idolanya.
"Ya baik terima kasih untuk pertanyaannya. Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik. Jadi beliau itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK. Pak JK itu idola saya," kata Gibran di sela-sela kunjungan kerjanya di Papua Barat Daya, Rabu (22/4/2026).