TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - 3 bulan TPP ASN di Jambi belum juga cair.
Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) merupakan tambahan penghasilan yang diberikan berdasarkan kinerja dan tanggung jawab jabatan.
Sistem ini diterapkan untuk mendorong produktivitas dan profesionalisme dalam pelayanan publik.
TPP Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum dibayarkan yakni Januari-April 2026.
Total ada 9.142 pegawai negeri di Jambi yang belum dibayarkan hingga jelang akhir April ini.
Diperkirakan jumlah TPP yang belum cair sebanyak Rp35 miliar.
Terkait kondisi ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman menyebutkan keterlambatan tunjangan itu bukan disebabkan karena ketiadaan anggaran, namun masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan dan persetujuan Kementerian Dalam Negeri.
Baca juga: Daftar Urutan Provinsi dengan PHK Terbanyak 2026, Jabar 1.721 Orang, Jambi Berapa?
Baca juga: Guru PPPK SMP di Sungai Penuh Diduga Nodai Dua Siswi Ditangkap Polisi
“TPP ASN itu persoalannya bukan tidak dibayar ya, insyaallah uangnya sudah tersedia,” katanya, Rabu (15/4/2026).
Dia menjelaskan, perubahan struktur organisasi turut memengaruhi besaran TPP, khususnya pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Sehingga, hal itu menyebabkan perubahan skema penghasilan, sebelumnya berasal dari kombinasi TPP dan upah pungut, kini harus disesuaikan.
“Karena dia tidak mengelola pendapatan, makanya 60 persen upah pungutnya harus ditambah dari TPP. Nah karena ada penambahan perolehan TPP dari salah satu OPD itu, BKAD, makanya kita usulkan kembali untuk memperoleh persetujuan,” jelasnya.
Sudirman menerangkan, pihaknya tidak bisa membayarkan TPP secara parsial kepada OPD tertentu, sebelum seluruh persetujuan diterbitkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko pengembalian anggaran di kemudian hari.
“Kalau misalnya kita mendahului membayar, potensinya nanti akan mengembalikan dalam setahun, kasihan ASN. Jadi mohon bersabar dulu sampai keluarnya rekomendasi,” terangnya.
Sudirman juga meminta seluruh ASN, agar bersabar sambil menunggu proses administrasi selesai. Pihaknya juga menargetkan pencairan TPP dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kami memahami bahwa TPP itu menjadi andalan pendapatan ASN, mudah-mudahan dalam bulan April ini sudah bisa terealisasi,” pungkasnya. (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: 13 Titik Panas Terdeteksi di Jambi, Tersebar di 5 Kabupaten
Baca juga: Daftar Urutan Provinsi dengan PHK Terbanyak 2026, Jabar 1.721 Orang, Jambi Berapa?