Pelatihan Sasar Perempuan Desa Benua Padang Tapin, Peserta Dapat Peralatan Make Up Gratis
Hari Widodo April 25, 2026 09:52 PM

 BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pelatihan tata rias digelar Pemerintah Kabupaten Tapin di desa.

Kegiatan berlangsung di Kantor Pemerintah Desa Benua Padang, Kecamatan Bungur dan menyasar ibu rumah tangga serta warga yang masih menganggur.

Pejabat Fungsional Bidang Peningkatan Kualitas Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin, Noorhayani, mengatakan pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 April 2026. 

“Pelatihan ini bertujuan agar peserta memiliki keterampilan tata rias, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, sehingga bisa menjadi peluang menambah penghasilan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026). 

Baca juga: 7 Desa di Kecamatan Bakarangan Tapin Siap Gelar Pilkades Serentak, Verifikasi Pemilih Mulai Berjalan

Dia menyebutkan, kegiatan di Desa Benua Padang diikuti sebanyak 15 peserta yang terdiri dari kader desa, pengangguran, serta ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan tetap. 

Menurut Noorhayani, antusiasme peserta sangat tinggi selama pelatihan berlangsung. 

Bahkan, seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga penutupan. 

Sebagai bentuk dukungan, para peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga menerima satu set peralatan make up untuk masing-masing orang. 

“Ada juga hadiah bagi peserta terbaik mulai juara satu hingga kategori favorit,” jelasnya. 

Dia menambahkan, program pelatihan tersebut merupakan hasil usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang kemudian difasilitasi pemerintah daerah. 

Kedepan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara bergilir di desa-desa lain.

Rencananya, pelatihan berikutnya akan digelar di Desa Banuahanyar pada 11 Mei 2026.

“Program ini memang menyesuaikan usulan dari desa dan kecamatan melalui Musrenbang. Alhamdulillah bisa direalisasikan,” tambahnya. 

Sebelumnya, pelatihan juga telah dilaksanakan di Desa Sabah, Kecamatan Bungur dengan jumlah peserta 15 orang, serta di Kecamatan Piani yang diikuti sekitar 50 peserta dengan fokus pelatihan sasirangan. 

Baca juga: Haul ke-21 Abuya KH Ali Noordin Gazali atau Guru Cangkring Tapin, Warga Siapkan 25 Ribu Porsi Makan

Noorhayani menegaskan, tidak ada persyaratan khusus bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan. 

Peserta umumnya berasal dari kader desa, ibu rumah tangga, hingga anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah. 

“Harapannya, mereka bisa mandiri dan memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.