Mengenal Farang, Istilah Orang Thailand untuk Menyebut Backpacker Gembel
GH News April 25, 2026 10:09 PM
Bangkok -

Orang Thailand punya istilah tersendiri untuk backpacker bule yang gembel dan tidak bermodal. Mereka menyebutnya sebagai Farang.

Terdapat ungkapan di Thailand untuk menyebut backpacker tidak bermodal yang oleh masyarakat setempat dianggap meresahkan, kasar, kotor, atau selalu minta gratisan dan terlalu pelit untuk membayar.

Mereka menyebut backpaker gembel itu 'farang kee nok'. Secara harfiah ungkapan itu berarti, 'farang kotoran burung'.

Jika diterjemahkan secara langsung, artinya 'orang asing kotoran burung', merujuk pada fakta bahwa kotoran burung berwarna putih yang sama dengan warna kulit orang Eropa.

Farang adalah istilah umum di Thailand untuk menyebut orang asing bangsa Barat dan turis asal Eropa, Amerika Utara, Australia dan Selandia Baru. Seperti halnya di Indonesia, orang Indonesia sering menyebut bule untuk turis asing berkulit putih rambut pirang.

Asal usul kata farang kemungkinan mulai ada di Thailand melalui jalur perdagangan, terutama selama periode Ayutthaya, ketika interaksi orang Thailand dengan pedagang Eropa dan Arab sering terjadi.

Ada juga yang mengatakan bahwa farang adalah singkatan dari kata Thailand 'farangset' (Perancis) karena orang Prancis tiba di Siam dan Indochina pada abad ke-17.

Bahkan istilah ini mungkin sudah ada sebelum itu dan berasal dari 'faringsi' (Persia) ketika pedagang Persia tiba di wilayah tersebut.

Catatan sejarah, termasuk surat-surat kerajaan dari era Raja Narai, menunjukkan bahwa istilah farang digunakan untuk merujuk kepada orang Portugis, yang merupakan orang Eropa yang pertama kali tiba pada tahun 1511 di Thailand.

Secara historis, masyarakat Thailand tidak membedakan kewarganegaraan seperti yang masyarakat modern lakukan saat ini, sehingga lebih mudah menggunakan farang sebagai istilah umum untuk menggambarkan orang-orang dari Eropa, khususnya mereka yang berkulit lebih terang.

Kata farang dapat berubah maknanya tergantung pada konteks dan nada situasional. Jika orang asing itu datang ke Thailand tanpa modal dan hanya mengemis-ngemis di jalan, maka jangan heran jika orang Thailand memanggil mereka dengan 'farang kee nok'.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.