TRIBUNKALTIM.CO - Laga semifinal Piala FA kembali menghadirkan duel menarik, Chelsea akan menghadapi Leeds United di Stadion Wembley, London, pada Minggu (26/4/2026) pukul 21.00 WIB.
Pertandingan Chelsea vs Leeds United ini menjadi penentu siapa yang akan menyusul Manchester City ke partai final setelah The Citizens memastikan tiket usai menang 2-1 atas Southampton.
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang tengah berada dalam fase berbeda.
Chelsea sedang dilanda krisis performa dan ketidakstabilan manajemen, sementara Leeds justru tampil konsisten dan mulai menemukan ritme permainan terbaiknya menjelang akhir musim.
Baca juga: Prediksi Skor Manchester City vs Southampton di FA Cup dan Susunan Pemain, Duel Tim Penakluk Arsenal
Sebelum membahas duel Chelsea kontra Leeds, hasil semifinal lainnya telah memastikan satu tempat di final. Manchester City sukses menyingkirkan Southampton dengan skor 2-1 di Wembley.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, bahkan babak pertama berakhir tanpa gol meski kedua tim menciptakan sejumlah peluang.
Southampton sempat unggul lebih dulu pada menit ke-79 melalui gol Finn Azaz. Namun, Manchester City merespons cepat lewat Jeremy Doku pada menit ke-83 sebelum Nico Gonzalez memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-87.
Kemenangan ini membuat tim asuhan Pep Guardiola mencetak rekor sebagai tim pertama yang mampu mencapai final Piala FA dalam empat musim berturut-turut. Dengan hasil tersebut, Manchester City kini menunggu pemenang laga Chelsea vs Leeds United untuk bertarung di partai puncak.
Chelsea dalam Masa Sulit dan Transisi Pelatih
Chelsea datang ke semifinal ini dengan situasi yang jauh dari ideal. Klub asal London Barat tersebut baru saja memecat pelatih Liam Rosenior setelah hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir.
Keputusan tersebut diambil setelah Chelsea mencatatkan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan di semua kompetisi, termasuk enam laga beruntun tanpa mencetak gol. Kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya krisis yang tengah melanda tim berjuluk The Blues tersebut.
Dalam pernyataan resminya, klub menyebut akan memasuki masa “refleksi diri” sebelum menunjuk pelatih permanen. Istilah ini merujuk pada proses evaluasi menyeluruh terhadap strategi, manajemen tim, hingga arah kebijakan klub ke depan.
Untuk sementara, posisi pelatih diisi oleh Calum McFarlane sebagai pelatih interim, yaitu pelatih sementara yang ditunjuk hingga manajemen menemukan sosok pelatih tetap. McFarlane sebelumnya juga sempat mengisi peran serupa setelah kepergian Enzo Maresca.
Di tengah situasi sulit ini, Chelsea tetap memiliki catatan impresif di Piala FA musim ini. Mereka berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan tim-tim dari divisi bawah seperti Charlton Athletic, Hull City, Wrexham, dan Port Vale, bahkan mencetak minimal empat gol di setiap pertandingan tersebut.
Leeds United Datang dengan Percaya Diri
Berbeda dengan Chelsea, Leeds United justru berada dalam tren positif. Tim asuhan Daniel Farke tampil stabil dengan catatan tujuh pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi.
Leeds juga berhasil menjauh dari zona degradasi Premier League, yaitu posisi terbawah klasemen yang berisiko membuat tim turun ke divisi lebih rendah pada musim berikutnya. Mereka kini unggul sembilan poin atas Tottenham Hotspur dan tujuh poin atas West Ham United.
Selain itu, Leeds memiliki motivasi besar untuk mengakhiri penantian panjang menuju final Piala FA. Terakhir kali mereka mencapai final terjadi pada musim 1972-73, saat menjadi runner-up setelah kalah dari Sunderland.
Perjalanan Leeds ke semifinal musim ini juga tidak mudah. Mereka berhasil menyingkirkan Derby County, Birmingham City, Norwich City, dan West Ham United.
Namun, catatan kurang baik di Wembley menjadi perhatian, karena mereka gagal mencetak gol dalam tiga kunjungan terakhir ke stadion tersebut sejak 1996.
Chelsea mendapatkan sedikit kabar baik jelang laga ini. Joao Pedro dan Cole Palmer dikabarkan telah kembali berlatih dan berpeluang tampil.
Namun, sejumlah pemain masih absen akibat cedera, seperti Estevao Willian (hamstring), Reece James (paha), Filip Jorgensen (pangkal paha), Levi Colwill (lutut/kebugaran), serta Jamie Bynoe-Gittens. Mykhaylo Mudryk juga tidak bisa bermain karena sanksi larangan doping.
Doping adalah penggunaan zat terlarang untuk meningkatkan performa atlet secara tidak sah, yang dilarang dalam kompetisi olahraga profesional.
Di sisi Leeds, Ilia Gruev dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera lutut. Namun, mereka berpeluang diperkuat kembali oleh beberapa pemain seperti Jayden Bogle, Sebastiaan Bornauw, dan Anton Stach yang sedang dalam proses pemulihan cedera.
Prediksi Susunan Pemain
Chelsea diperkirakan akan menurunkan komposisi pemain terbaik yang tersedia, dengan formasi yang tidak jauh berbeda dari pertandingan sebelumnya.
Kemungkinan susunan pemain Chelsea:
Sanchez; Acheampong, Chalobah, Hato, Cucurella; Fernandez, Caicedo; Palmer, Pedro, Neto; Jackson
Sementara itu, Leeds United kemungkinan akan mengandalkan kombinasi pemain muda dan berpengalaman.
Kemungkinan susunan pemain Leeds:
Perri; Struijk, Bijol, Rodon; Bogle, Ampadu, Tanaka, Gudmundsson; Aaronson, Okafor; Calvert-Lewin
Rekor Pertemuan dan Peluang Laga
Dalam pertemuan di Premier League musim ini, Leeds mampu mengimbangi Chelsea tanpa mengalami kekalahan. Hal ini menjadi sinyal bahwa Leeds memiliki peluang untuk kembali memberikan perlawanan sengit.
Namun, faktor pengalaman dan kualitas individu masih menjadi keunggulan Chelsea, terutama di ajang seperti Piala FA yang sarat tekanan.
Meski begitu, performa buruk lini serang Chelsea yang gagal mencetak gol dalam enam laga melawan tim papan atas menjadi catatan serius. Sebaliknya, Leeds justru tampil lebih solid dan percaya diri.
Prediksi Skor dan Penentu Final
Melihat kondisi kedua tim, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan terbuka. Chelsea memiliki motivasi besar untuk bangkit setelah serangkaian hasil buruk, sementara Leeds datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Prediksi skor untuk laga ini adalah Chelsea 3-2 Leeds United. Kembalinya beberapa pemain kunci seperti Joao Pedro dan Cole Palmer diperkirakan dapat memberikan dampak signifikan bagi lini serang The Blues.
Jika prediksi tersebut menjadi kenyataan, maka Chelsea akan melangkah ke final dan menghadapi Manchester City dalam perebutan gelar Piala FA musim 2025-2026.