Prof Dr Bansu Irianto Ansari Kembali Terpilih sebagai Ketua APTISI Aceh pada Muswil Ke-3 Tahun 2026
Nur Nihayati April 26, 2026 09:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika I  Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM - Puluhan pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) dan yayasan di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII Aceh ikut Musyawarah Wilayah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Aceh sekaligus pemilihan Ketua  Periode 2026-2031.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Diana kawasan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (25/4/2026). 

Ketua Panitia yang menjabat sebagai Sekretaris APTISI Aceh, Muslem Daud PhD menyatakan bahwa kegiatan Muswil APTISI Aceh berjalan dengan lancar berkat dukungan dan kerja sama pengurus APTISI dan seluruh pimpinan PTS dan yayasan di Aceh.

Ketua Umum APTISI Pusat, Prof Dr Ir Budi Djatmiko MSIE dalam sambutannya via zum menyatakan bahwa kondisi pendidikan tinggi Indonesia sedang tidak baik-baik saja, khususnya PTS  yang memiliki banyak permasalahan.

Baca juga: Dr. H Amiruddin Idris Masuk Tim Formatur Nasional APTISI 2025–2030

Permasalahan tersebut, di antaranya, anggaran dan menurunnya jumlah mahasiswa. Oleh karena itu,  APTISI harus hadir mengatasi permasalahan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. 

Hal ini, menurutnya, sangat mendukung visi Indonesia Emas di mana salah satu pilar tertingginya adalah pendidikan. 

"Ini menjadi pemikiran kita bersama. Penting anggota  APTISI bersatu padu. Ini menjadi ajang bagi kita untuk menyelesaikan masalah," imbuhnya.

"Mudah-mudahan APTISI Aceh mampu menghasilkan program yang bermanfaat bagi pendidikan tinggi di Aceh khususnya dan bagi Indonesia umumnya," ujarnya menambahkan.

Musyawarah Wilayah ini dibuka oleh Kepala LLDikti Wilayah XIII, Dr Ir Rizal Munadi MM, MT. Dalam sambutannya, Rizal menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. 

Baca juga: Delegasi Aceh Hadiri Munas VII APTISI di Bandung, Perjuangkan Hal Ini

Ia berharap PTS Aceh harus bersinergi dalam membangun kualitas  pendidikan tinggi di Aceh.

"Tantangan terbesar kita adalah kurangnya SDM. Kita khawatir perguruan tinggi unggul di luar akan menambah persaingan PTS di Aceh. 

Oleh karena itu, PTS Aceh harus berbenah dalam meningkatkan SDM, terutama dalam peningkatan jenjang karier dan penambahan guru besar," ujarnya.

Selain itu, lanjut Rizal Munadi, peningkatan tridarma perguruan tinggi di bidang inovasi pembelajaran, riset, dan pengabdian bersama haruslah menjadi perhatian serius. 

"Selamat dan sukses atas pelaksanaan Muswil APTISI Aceh. Semoga APTISI lebih baik ke depannya dengan program yang bermanfaat bagi pendidikan tinggi," ucap Rizal Munadi. 

Sementara itu, Ketua Pembina APTISI Aceh, Ir Hidayatullah Daud MT menyatakan bahwa APTISI merupakan organisasi PTS yang di dalamnya ada pimpinan yayasan dan pimpinan perguruan tinggi swasta. 

Menurutnya, banyak sekali permasalahan APTISI Aceh, yang utama adalah keterbatasan dana. Permasalahan lainnya banyak lulusan perguruan tinggi menganggur karena kurangnya lapangan kerja  di Aceh. Pertumbuhan industri manufaktur juga sangat rendah.

"Oleh karena itu, kita harus sama-sama bergerak mengatasi permasalahan pendidikan tinggi di Aceh. Ke depan pengurus baru harus lebih proaktif. 

Kita harus sama-sama bergerak. Perbanyak personel pengurus dan partisipasi pengurus," sarannya.

Di akhir sambutannya, Hidayatullah mengucapkan selamat menjalankan amanah kepada pengurus yang baru dilantik. 

"Semoga  yang kita lakukan  ini mendapat rida Allah subhana wa ta'ala," ujarnya. 

Hidayatullah  juga menyambut baik inisiatif Anggota DPR  Aceh, Dr Amiruddin Idris SE, MSi yang juga sebagai pembina APTISI Aceh untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam mengembangkan berbagai program APTISI di Aceh. 

Ketua APTISI Aceh sebelumnya dan kembali terpilih periode 2026-2031, Prof Bansu Irianto Ansari MPd menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan anggota APTISI Aceh yang telah memercayakannya  untuk memimpin kembali organisasi ini.

Prof Bansu yang juga mantan Rektor Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli ini mengajak semua pengurus dan pimpinan PTS Aceh agar bekerja sama dan bahu-membahu mengembangkan program yang bermanfaat bagi PTS dan kemajuan pendidikan tinggi. 

"Insyaallah dengan dukungan kita semua akan APTISI Aceh akan lebih baik ke depannya," ujar Guru Besar Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh ini.

Sidang pemilihan Ketua APTISI Aceh 2026-2031 dipimpin oleh Dr Ir TM Zulfikar  ST, MP, IPM, akademisi dari Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.