TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Konsistensi PSM Makassar di jalur kemenangan diuji saat bertemu Bali United pada pekan 30 Super League 2025/2026, Senin (27/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Pasalnya, PSM Makassar sepanjang musim ini kerap gagal menjaga momentum hasil positif.
Tim berjuluk Juku Eja ini sulit mencatatkan kemenangan beruntun. Meski, beberapa kali mampu tampil menjanjikan di satu pertandingan.
PSM Makassar hanya sekali meraih tiga kemenangan berturut-turut musim ini.
Hal itu terjadi di bulan November 2025.
Kala itu PSM Makassar menang 1-0 dari Dewa United, menggilas PSBS Biak lima gol tanpa balas dan mempermalukan Persis Solo 3-4.
Sebelum dan sesudah itu, Yuran Fernandes tak pernah hattrick maupun double kemenangan.
PSM Makassar kadang hanya menang sekali, setelahnya seri atau kalah.
Tren inkonsistensi yang membayangi harus dipatahkan oleh PSM Makassar ketika menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin besok.
Mentalitas pantang menyerang wajib ditunjukkan PSM Makassar.
Mengingat cuma kemenangan dari Bali United bisa semakin mengamankan posisi mereka dari jurang degradasi.
Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini bercokol di peringkat 14 dengan 31 poin.
Tambahan tiga poin akan mengantar PSM Makassar naik ke urutan 12 dengan 34 poin, menyalip Persijap Jepara dan Persik Kediri.
Sekaligus memperlebar jarak poin dengan tim zona merah Madura United menjadi delapan poin.
Namun, menghadapi Bali United bukan perkara mudah.
Juara Liga 1 2021/2022 tidak terkalahkan jika bertemu PSM Makassar di kandang sendiri sejak era Liga 2017 yang kini menjadi Super League.
Dari delapan pertemuan, Bali United mengantongi empat kemenangan atas PSM Makassar. Empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Bali United sekarang dalam tren positif.
Dua laga terakhir disapu bersih dengan kemenangan.
Tim Serdadu Tridatu menang 1-0 dari Persita Tangerang dan menghajar Malut United 4-1.
Saat ini, Bali United berada di posisi delapan dengan 42 poin.
Tiga poin tak akan dibiarkan keluar dari I Wayan Dipta.
Lantaran Ricky Fajrin cs butuh poin penuh untuk menjaga persaingan masuk ke lima besar klasemen.
Meski begitu, bagi PSM Makassar ini menjadi tantangan tersendiri demi membawa pulang poin dan meruntuhkan dominasi Bali United di kandangnya.
Harus Bangun Chemistry
Pengamat Sepak Bola Imran Amirullah mengatakan, untuk bisa tampil konsisten, PSM Makassar harus membangun chemistry antar pemain.
Chemistry ini dibangun baik di lapangan maupun luar lapangan.
Kemudian perkuat mentality game. Pemain menunjukkan daya juang tinggi hingga peluit panjang dibunyikan.
Ketika tertinggal, mereka bisa bangkit dan membalikkan keadaan.
Kalau unggul, bagaimana caranya mempertahankan atau semakin memperlebar hal tersebut.
Apalagi, setiap pertandingan bagi PSM Makassar sangat menentukan.
“Agar konsisten harus mentality game dijaga, fokus, disiplin, kompak dan saling mendukung satu sama lain,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (26/4/2026).
Selain itu, PSM Makassar harus menambah daya agresivitas serangan serta memaksimalkan setiap peluang dimiliki.
Pasalnya, di pertandingan terakhir Laskar Ayam Jantan dari Timur sulit membongkar pertahanan Persik saat bermain compact defence.
Gol baru diciptakan PSM Makassar melalui penalti serta ketika Persik keluar menyerang.
Situasi ini baru dimanfaatkan PSM Makassar mencetak dua gol melalui skema serangan balik.
Imran mengatakan, pemain PSM Makassar harus punya mobilitas tinggi jika menghadapi lawan dengan compact defence.
Selanjutnya, penetrasi perlu dilakukan dari pinggir untuk membongkar pertahanan yang rapat.
Terakhir, lepas tembakan jarak jauh jika ada ruang kosong.
“Kalau lawan main compact defence, mereka harus banyak bergerak, saling mengisi, penetrasi dan shooting,” tutur mantan pelatih PSM Makassar ini.
Sementara Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin berharap, kemenangan atas Persik di laga terakhir menjadi titik balik timnya.
Rentetan hasil positif bisa didapatkan di sisa pertandingan musim ini.
“Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik PSM Makassar ke depannya agar lebih bagus posisinya di klasemen,” harapnya.
Pasukan Ramang dipastikannya akan berjuang mati-matian untuk bawa pulang poin dari kandang Bali United.
“Memang sampai hari ini belum aman (jurang degradasi). Kita mau berjuang sama-sama agar bisa memastikan PSM Makassar bertahan di Super League,” tegas juru taktik akrab disapa Amir ini.
Jadwal Pekan 30
Bali United vs PSM Makassar
Senin, 27 April 2026
Pukul 16.30 Wita
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali
Lima Pertandingan Terakhir PSM Makassar
PSM Makassar 3-1 Persik Kediri
PSM Makassar 1-2 Borneo Samarinda FC
PSIM Yogyakarta 1-2 PSM Makassar
PSM Makassar 1-1 Persis Solo
Malut United 3-3 PSM Makassar
Lima Pertandingan Terakhir Bali United
Persita Tangerang 0-1 Bali United
Bali United 4-1 Malut United
Persib Bandung 3-2 Bali United
Bali United 6-1 PSBS Biak
Persis Solo 3-0 Bali United (*)