TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pemalangan terjadi di kawasan Tugu Pancasila, Kelurahan Kampung Baru, Distrik Sorong Kota, tepatnya Jalan Sam Ratulangi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (26/4/2026).
Pantauan TribunSorong.com di lokasi, aksi yang berlangsung sekitar pukul 12.40 WIT ini dipicu kasus penikaman yang menewaskan Maksi Bless, seorang sekuriti hotel .
Massa dari keluarga korban kemudian turun menggelar aksi membakar ban dan seng bekas, serta barang lainnya buat memblokade jalan.
Baca juga: Tak Lagi Tidur di Jalan, Driver Truk Sorong Rasakan Dampak Penertiban Mafia BBM
Mereka membentangkan kain putih bertuliskan, “Kami dari Keluarga Korban!! Menuntut Keadilan atas meninggalnya Saudara Maksi Bless!”.
Pihak keluarga korban menuntut aparat kepolisian segera menangkap pelaku penikaman yang hingga kini masih buron.
Peristiwa ini membuat akses jalan utama lumpuh tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga pengendara harus mencari jalan-jalan alternatif.
Sejumlah warga tampak berada di sekitar lokasi, memantau situasi dari jarak tertentu.
"Daerah ini rawan kamtibmas," ucap seorang warga di lokasi.
"Keamanan di Kota Sorong ini sangat lemah," ujar seorang pemuda menimpali.
Informasi yang dihimpun TribunSorong.com, kasus penikaman di Jalan Puncak Arfak, Kelurahan Kampung Baru, Minggu (26/4/2026) dini hari.
Korban Maksi Bless yangg sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan atau sekuriti sebuah hotel di Kampung Baru, meregang nyawa setelah ditusuk pelaku sekitar pukul 03.25 WIT.
Korban berdomisili di Kompleks RJM Belagri Atas, Kelurahan Klabala.
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian maupun motif, namun awalnya terjadi keributan di depan sebuah warung makan lalu terdengar suara orang minta tolong.
Sejumlah warga yang mendengar segera mendekat lalu mendapati korban tergeletak berlumuran darah, sedangkan pelaku kabur.
Ia kemudian dievakuasi seorang saksi yang juga sekuriti di sebuah tempat hiburan karaoke ke Rumah Sakit Maleo, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca juga: Posyandu ILP Hadir di Kompleks HBM Kota Sorong, Beri Layanan Kesehatan Menyeluruh
Korban menderita luka tusuk pada bagian dada kiri, ulu hati, serta bagian tubuh kiri lainnya.
Di lokasi ditemukan barang bukti senjata tajam berupa pisau yang kemudian dibawa petugas kepolisian.