Kemendes PDTT - Yonif TP 939/Macan Putih dan Gandara Group Bagikan Ribuan Paket Sembako
ferri amiril April 26, 2026 01:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sebanyak 1.100 Paket Sembako diberikan warga Tasik dan renovasi 100 Masjid di tiga wilayah di yang berlokasi di Desa Singasari, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan sosial ini berkolaborasi Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT), Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih, dan Gandara Group.

Langkah ini diambil untuk memastikan pusat peradaban umat tersebut tetap kokoh dan nyaman bagi para jemaah.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes PDTT Dr Masyhud menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari filosofi luhur bangsa Indonesia.

"Ini adalah wujud kebersamaan dan semangat gotong royong yang dicanangkan para pendiri bangsa. Kita harus saling membantu manakala ada saudara kita yang kurang mampu," ujar Dr. Masyhud.

Baca juga: Peringati HKB, Papeditas Tasik Hadirkan Anak Difabel Ikuti Simulasi Bencana

Selain memberikan bantuan bagi masyarakat kurang mampu, dalam kesempatan itu juga memberikan bantuan untuk pemeliharaan ratusan mesjid yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis Banjar dan Pangandaran.

Ia menekankan pentingnya peran masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat solusi sosial dan kemajuan di daerah.

"Masjid adalah tempat mencari ilmu dan bermusyawarah untuk kepentingan umat. Semoga bantuan ini meningkatkan semangat warga untuk bangkit dalam kondisi dunia yang sedang penuh tantangan," tambahnya.

Senada dikatakan Komandan Batalyon 939/Macan Putih Letkol Inf Deddy Setya Wijaya menjelaskan, komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi di masyarakat dengan memberikan sejumlah bantuan sembako dan renovasi masjid di tiga wilayah.

"Kami hadir bukan sebagai orang asing. Kami datang sebagai saudara baru. Kehadiran Macan Putih di Tasikmalaya harus menjadi bahu tempat masyarakat bersandar dan tangan yang siap merangkul keharmonisan," jelas Letkol Deddy.

Sementara itu, Owner Gandara Group 37 Cahya Gandra menjadi motor penggerak yang rendah hati. Baginya, bisnis bukan sekadar mengejar profit, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan orang lain.

"Masih banyak saudara kita yang butuh sentuhan kasih. Ini tanggung jawab bersama. Gandara Group berkomitmen untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di sini, tapi akan terus mengalir ke seluruh pelosok Jawa Barat," kata Cahya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.