TRIBUNJAMBI.COM - Suasana hening Minggu dini hari di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi mendadak pecah oleh kobaran api yang membumbung tinggi.
Pasar Bungur atau yang lebih dikenal sebagai Pasar Atas Muaro Bungo, dilanda kebakaran hebat pada 26 April 2026, sekitar pukul 03.10 WIB.
Insiden ini menghanguskan ratusan tempat usaha dan meninggalkan duka mendalam bagi para pedagang.
Amuk si jago merah melalap bangunan kios permanen serta ratusan lapak pedagang kaki lima yang berjejer di area pasar milik Pemerintah Kabupaten Bungo tersebut.
Mendapat laporan darurat dari warga yang mendatangi Pos Mako, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bungo langsung menerjunkan kekuatan penuh.
Sebanyak 60 personel dari Peleton III, Regu Taseplin, serta unit bantuan dari Tanjung Agung, Babeko, dan Pelepat dikerahkan ke lokasi kejadian di Kelurahan Pasir Batang.
Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Dinas Damkar Bungo, Ariyanto, mengungkapkan bahwa operasi pemadaman sempat terkendala oleh arus listrik yang masih mengalir di area kios, sehingga membahayakan keselamatan petugas.
Baca juga: Belasan Kios dan Ratusan Lapak Pasar Bungur Bungo Terbakar Dini Hari Tadi
Baca juga: Siswa SMPN 5 Kota Jambi Trauma Berat, Menutup Diri Usai Alami Pengeroyokan
Namun, berkat sinergi antara petugas Damkar, TRC BPBD, TNI, Polri, PLN, dan bantuan masyarakat, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya setelah berjibaku selama kurang lebih 3,5 jam, tepat pada pukul 06.00 WIB.
Dampak Kerusakan: 12 Kios dan Ratusan Lapak Rata dengan Tanah
Data sementara yang dihimpun oleh pihak berwenang menunjukkan skala kerusakan yang sangat masif.
Tercatat ada dua blok bangunan permanen yang terdiri dari 12 pintu kios ludes terbakar.
Kerusakan paling parah menimpa area lapak terbuka yang menjadi pusat ekonomi rakyat.
Berdasarkan laporan tertulis dari pihak Damkar, ratusan lapak yang hangus mencakup berbagai komoditas dagangan, mulai dari lapak buah-buahan, pakaian, sayur-mayur, hingga lapak ampera (warung makan).
Kondisi ini dipastikan akan memukul perekonomian lokal dan mengganggu stabilitas pasokan bahan pangan di wilayah tersebut dalam beberapa waktu ke depan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil diperkirakan mencapai angka yang fantastis.
Baca juga: Diduga Jebak Damkar, Debt Collector Laporkan Kebakaran Palsu untuk Tagih Utang
Baca juga: Jamuan di Gedung Putih AS Chaos, Trump Dievakuasi Usai Terdengar 3 Tembakan
Pemerintah Kabupaten Bungo mengestimasi total kerugian melampaui Rp1 miliar.
Nilai tersebut mencakup infrastruktur bangunan pasar serta seluruh stok dagangan milik 120 pedagang yang tidak sempat diselamatkan.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Daruqotni, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat seluruh unsur yang terlibat sehingga api tidak merembet lebih luas ke pemukiman warga.
Saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Pemerintah daerah pun diharapkan segera menyiapkan langkah relokasi agar aktivitas perdagangan warga bisa kembali berdenyut.
DISCLAIMER
https://www.facebook.com/tribunjambifanspage
https://www.instagram.com/tribunjambi/
https://www.threads.com/@tribunjambi?xmt=AQF0WNF2OMgP2pw8P_idTnMillmaLVb6ZXZD4aeJrvAug6c