Kunci Jawaban Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 189 190 Kurikulum Merdeka Kegiatan 6
Hendri Gusmulyadi April 26, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini penjelasan Kunci Jawaban Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 189 190 Kurikulum Merdeka Kegiatan 6.

Belajar bahasa Indonesia kelas 7 jadi lebih mudah dengan kunci jawaban Mahir Berbahasa Indonesia halaman 189 190 Kurikulum Merdeka Kegiatan 6.

Panduan ini dirancang untuk membantu siswa memahami latihan-latihan menulis dan membaca dengan jelas.

Setiap soal pada Kegiatan 6 dijelaskan dengan bahasa sederhana agar siswa tidak bingung saat belajar sendiri.

Kunci jawaban ini juga bisa menjadi alat untuk memeriksa pekerjaan dan memastikan jawaban sudah tepat.

Kurikulum Merdeka menekankan pemahaman aktif, sehingga siswa tetap didorong berpikir kritis meski menggunakan panduan.

Guru pun dapat memanfaatkan kunci jawaban ini untuk mempersiapkan penjelasan yang lebih mudah dimengerti siswa.

Dengan adanya panduan ini, siswa dapat menyelesaikan Kegiatan 6 dengan percaya diri dan memahami materi lebih mendalam.

Inilah Kunci Jawaban Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 189 190 Kurikulum Merdeka Kegiatan 6:

Kegiatan 6

Judul : Mempresentasikan Surat Pribadi
Tujuan : Peserta didik menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pemecahan masalah dan pemberian solusi terhadap isi surat tidak resmi.

Bacalah surat di bawah ini di hadapan teman-teman kamu di kelas.

Ambon, 14 Januari 2022

Untuk sahabat karibku Ela
Jalan Madya Kebantenan 138
Jakarta Utara

Ela, aku ikut prihatin atas musibah banjir yang melanda Jakarta Utara beberapa hari yang lalu. Semoga dampak banjir tidak terlalu parah di sekitar rumahmu. Aku bersedih dan khawatir kalau terjadi apa-apa dengan kamu dan keluargamu, Ela. Namun, alhamdulillah ternyata tidak ada korban jiwa saat banjir kemarin.

Sahabatku, Ela, bencana memang bisa datang kapan saja dan dapat menimpa siapa saja, termasuk kita. Ini semua adalah ujian dari Tuhan. Untuk itu, aku mohon kamu tabah menjalaninya. Ingat, kata guru SMP kita dulu, kita tidak boleh cengeng dan putus asa jika sedang menghadapi musibah karena justru musibah akan menguji dan memperkokoh keimanan kita.

Sahabatku, Ela, mudah-mudahan suratku ini dapat menjadi penghibur. Aku senantiasa berdoa agar kamu dan keluargamu diberi kesehatan dan kekuatan. Aku juga minta maaf tidak bisa menjengukmu dan anggap surat ini sebagai pengganti kehadiranku. Kamu tidak perlu langsung membalas surat ini jika keadaan di sana masih tidak memungkinkan untuk beraktivitas. Semoga pada waktu mendatang saya bisa ke Jakarta dan bisa ketemu kamu dan keluargamu.

Sampai di sini dulu ya, teriring salam dan doa untukmu dan keluargamu.

Sahabatmu,

Ani

Jawaban:

- Gagasan / pikiran / pesan dari surat:
Surat tersebut berisi ungkapan kepedulian, simpati, dan doa dari Ani kepada Ela yang terkena musibah banjir. Ani juga memberi semangat agar Ela tetap kuat dan tidak putus asa.

- Masalah yang dibahas:
Terjadinya banjir di Jakarta Utara yang membuat Ela dan keluarganya terdampak.

- Solusi / arahan yang disampaikan dalam surat:
1. Ela diminta tetap tabah dan sabar menghadapi musibah
2. Tidak boleh putus asa karena musibah adalah ujian
3. Tetap berdoa dan memperkuat iman
4. Menjaga kesehatan dan kekuatan diri

- Pesan utama:
Kita harus saling peduli, memberi semangat kepada orang yang terkena musibah, serta tetap kuat dan percaya bahwa setiap masalah ada hikmahnya.

Setelah membacakan surat dinas dan surat pribadi, tentukanlah perbedaan cara pembacaan di antara keduanya. Berikut adalah rincian perbedaannya:

1. Lafal
Surat Dinas: Jelas, baku, dan formal.
Surat Pribadi: Lebih santai dan tidak terlalu kaku.

2. Intonasi
Surat Dinas: Tegas, datar, dan resmi.
Surat Pribadi: Lebih ekspresif, hangat, dan penuh perasaan.

3. Jeda
Surat Dinas: Teratur sesuai tanda baca dan sangat rapi.
Surat Pribadi: Lebih fleksibel, mengikuti alur cerita atau ungkapan perasaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.