Semen Padang Terpuruk di Klasemen Usai Dibantai Borneo FC, Imran Nahumarury Soroti Banyak PR
Amelia Mutia Rachmah April 26, 2026 02:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Laga pekan ke-29 Super League yang mempertemukan Borneo FC Samarinda melawan Semen Padang FC berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah. 

Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur Sabtu malam (25/4/2026), Borneo FC menang 3-0 tanpa balas.

Gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak oleh Komang Teguh pada menit ke-9, Kaio Nunes pada menit ke-40, dan Koldo Obieta pada masa injury time menit 90+4.

PESUT ETAM MENANG - Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan atas Semen Padang, di pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, Sabtu (25/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO)
PESUT ETAM MENANG - Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan atas Semen Padang, di pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, Sabtu (25/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO)

Hasil ini mengukuhkan posisi Borneo FC di peringkat kedua klasemen dengan 66 poin, menyamai perolehan poin Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.

Imran Nahumarury: Lawan Lebih Siap

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengakui keunggulan Borneo FC dalam pertandingan tersebut.

Baca juga: 5 Laga Sisa Borneo FC, Skenario Pesut Etam Salip Persib Bandung dan Raih Juara Super League

Menurutnya, tim tuan rumah tampil lebih siap dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

“Selamat untuk Borneo FC, mereka pantas untuk menang, mereka lebih siap,” ujarnya usai pertandingan.

Meski demikian, Imran tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya yang dinilai telah bekerja keras sepanjang laga.

“Anak-anak sudah bermain ekstra, meskipun ada beberapa peluang yang belum bisa dikonversi menjadi gol,” tambahnya.

Evaluasi Menyeluruh Jadi Fokus

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Semen Padang.

Baca juga: Komang Teguh dan Kaio Nunes Bawa Borneo FC Unggul 2-0 di Babak Pertama Lawan Semen Padang

Imran menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam aspek penyerangan, penyelesaian akhir, pertahanan, hingga transisi permainan.

Ia juga menyoroti kelemahan dalam mengantisipasi situasi bola mati atau set-piece, yang menjadi awal terciptanya dua gol Borneo FC.

“Penyerangan, penyelesaian akhir, pertahanan juga transisi harus diperbaiki. Termasuk antisipasi set piece,” tegasnya.

Ancaman Degradasi Semakin Nyata

Hasil buruk ini semakin menekan posisi Semen Padang di klasemen sementara Super League.

Tim asal Sumatera Barat tersebut kini berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin dari 29 pertandingan.

Baca juga: Borneo FC Menang 3-0 atas Semen Padang, Kokoh di Posisi Dua Klasemen

Posisi tersebut menempatkan Semen Padang di zona degradasi, hanya satu tingkat di atas dasar klasemen yang ditempati PSBS Biak dengan 18 poin.

Dengan lima pertandingan tersisa, ancaman degradasi menjadi bayang-bayang nyata yang harus segera dihadapi oleh skuad asuhan Imran Nahumarury.

Harapan di Sisa Musim

Meski berada dalam tekanan, Imran memastikan timnya tidak akan menyerah.

Ia menegaskan bahwa Semen Padang akan terus berjuang hingga akhir musim untuk keluar dari zona merah.

“Apapun kondisinya, kita akan berjuang sampai akhir,” ujarnya.

Baca juga: FOTO-FOTO: Borneo FC 3-0 Semen Padang, Pesut Etam Tempel Ketat Persib Bandung

Dalam jadwal berikutnya, Semen Padang akan menghadapi Madura United FC sebelum bertandang ke markas Dewa United FC.

Dua laga tersebut menjadi krusial dalam menentukan nasib mereka di kompetisi musim ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.