BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Suasana di Masjid Keramat Al-Mukarramah, Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, tampak ramai didatangi peziarah, Minggu (26/4/2026).
Tak hanya saat peringatan Baayun Maulid, warga juga datang untuk berziarah dan menunaikan nazar.
Sejumlah warga terlihat silih berganti memasuki area masjid yang dikenal memiliki nilai sejarah dan spiritual tersebut.
Mereka datang dengan berbagai tujuan, mulai dari memanjatkan doa selamat hingga menunaikan nazar atas hajat yang diharapkan terkabul.
Salah seorang peziarah, Siti Hartinawati, mengaku datang ke masjid tersebut untuk memohon doa kesembuhan bagi anggota keluarganya yang baru saja menjalani operasi.
“Datang ke sini minta hajat, semoga diberikan kesembuhan dari operasi atau dipermudah semuanya,” ujarnya.
Dia menyebutkan, ziarah ke Masjid Keramat Al-Mukarramah sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian masyarakat, khususnya saat memiliki nazar tertentu.
Hal senada disampaikan peziarah lainnya yang menyebut, selain berziarah, kegiatan yang umum dilakukan adalah doa selamat bersama di kawasan masjid.
Baca juga: Komunitas Sepeda Antik di Banjarmasin Sambut Antusias Uji Coba CFD, Sebut Jadi Wadah Silaturahmi
“Biasanya langsung doa selamat di sini, sambil ziarah juga,” ungkapnya.
Masjid Al-Mukarramah sendiri dikenal luas oleh masyarakat karena menjadi lokasi pelaksanaan tradisi Baayun Maulid yang rutin digelar setiap tahun.
Tradisi tersebut bahkan telah berlangsung sekitar tujuh hingga sebelas tahun terakhir dan selalu menarik perhatian masyarakat.
Namun di luar peringatan tersebut, masjid ini tetap ramai dikunjungi, terutama pada hari libur, oleh warga yang ingin berziarah maupun menunaikan nazar.
Tokoh setempat, Yahya, menyebut meningkatnya jumlah peziarah menjadi salah satu faktor semakin dikenalnya masjid tersebut.
“Supaya orang lebih mengenal masjid ini juga. Tidak hanya saat acara maulid, tapi di hari biasa juga ada yang datang,” katanya.
Dengan suasana yang masih kental nuansa religius dan tradisi lokal, Masjid Keramat Al-Mukarramah terus menjadi salah satu tujuan spiritual masyarakat di Kabupaten Tapin.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)