TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 4 Embarkasi Batam (BTH 4) Minggu (26/4/2026).
Pelepasan JCH kloter 2 Riau ini berlangsung khidmat. Sejak sebelum pukul 02.00 WIB, area titik keberangkatan sudah dipenuhi para jemaah yang mengenakan pakaian seragam khas berwarna biru muda dan syal merah muda dengan tulisan "Jamaah Haji Kota Pekanbaru".
Lampu-lampu penerangan menyinari wajah-wajah penuh harap. Sebagian jemaah tampak khusyuk berdoa, ada pula yang duduk tenang sambil melantunkan zikir pelan.
Di sudut lain, beberapa jamaah duduk di kursi roda. Sebagai meraka adalah lansia, usianya rata-rata 80 tahun. Selama prosesi seremonial pelepasan kepala mereka lebih banyak menunduk kebawah, sambil terus berzikir.
Para jemaah terlihat mendengarkan arahan dengan penuh perhatian. Sesekali terdengar ucapan “Aamiin” saat doa dipanjatkan bersama, menambah nuansa religius yang mendalam di tengah suasana dini hari.
Menjelang keberangkatan, aktivitas mulai meningkat. Petugas dengan sigap membantu mengatur barisan, memastikan seluruh jemaah siap naik ke bus. Koper-koper tersusun rapi, sementara jemaah perlahan bergerak menuju kendaraan dengan langkah tertib.
Saat bus mulai bergerak meninggalkan lokasi, lambaian tangan kembali mengiringi perjalanan mereka. Tangis haru bercampur doa mengantar para tamu Allah menuju perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan.
Baca juga: Jadwal Lengkap Keberangkatan Calon Haji dari Kampar dan Jumlah Jemaah Berdadarkan Pekerjaan dan Usia
Rombongan kemudian diberangkatkan menggunakan bus menuju bandara, sebelum dijadwalkan terbang ke Madinah.
Dalam kloter ini, tercatat rencana awal sebanyak 441 jemaah haji dengan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan mencapai 445 orang.
Namun, dari jumlah tersebut, sebanyak 440 jemaah dipastikan siap berangkat. Sementara itu, 5 orang terpaksa menunda keberangkatan, terdiri dari 3 jemaah yang sakit dan 2 orang pendamping.
Seluruh jemaah dalam kloter ini berasal dari Kota Pekanbaru, dengan dukungan petugas haji daerah yang turut mendampingi selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.
“Alhamdulillah hari ini kita telah melepas rombongan jemaah haji gelombang kedua. Ini adalah momen yang sangat berharga, karena tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah tahun ini,” ujar SF Hariyanto.
Ia mengingatkan para jemaah untuk memanfaatkan kesempatan ibadah haji dengan sebaik-baiknya, menjaga kekhusyukan, serta senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci.
“Fokuslah beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jaga kondisi fisik, cukup istirahat, dan patuhi arahan dari petugas serta tim kesehatan. Cuaca di Tanah Suci tentu berbeda dengan di tanah air,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan selama menjalankan ibadah.
“Saling membantu dan menjaga satu sama lain. Jadikan perjalanan ini tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga memperkuat ukhuwah di antara sesama jemaah,” tambahnya.
Tak lupa, SF Hariyanto menitipkan harapan agar para jemaah turut mendoakan Provinsi Riau agar senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan sejahtera.
Kepada para petugas haji, baik Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), maupun Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), ia berpesan agar memberikan pelayanan terbaik dengan penuh keikhlasan.
“Kami titipkan para jemaah kepada bapak dan ibu petugas. Layani dengan tulus, bantu ketika mereka menghadapi kesulitan, dan hadirkan rasa tenang dalam setiap proses ibadah mereka,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara ibadah haji yang telah mempersiapkan keberangkatan dengan baik, sekaligus mengingatkan bahwa kehadiran petugas menjadi tumpuan penting bagi jemaah, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan jauh.
Sebagai informasi, total jemaah haji asal Provinsi Riau yang akan diberangkatkan pada tahun 2026 mencapai 4.704 orang, terdiri dari 4.661 jemaah dan 43 petugas.
( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)