TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mendesak para orang tua untuk segera membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan vaksinasi, menyusul kasus campak yang sempat mencapai sekitar 200 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menegaskan imunisasi merupakan hak anak yang tidak boleh diabaikan.
“Kami imbau ibu-ibu atau orang tua segera membawa anaknya untuk vaksin di puskesmas terdekat. Imunisasi itu adalah hak anak dan bentuk perlindungan dari penyakit,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, meskipun surat edaran kewaspadaan baru diterbitkan, tren kasus campak saat ini mulai menunjukkan penurunan.
Baca juga: Anggota DPRD Balikpapan Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Penyakit Campak
“Memang surat edaran kewaspadaan baru keluar sekarang, namun kasus campak ini sudah menurun. Terakhir sekitar 200 kasus,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya kasus campak sebelumnya adalah masih adanya masyarakat yang menolak vaksinasi.
“Permasalahan kemarin adalah warga yang menolak vaksin,” katanya.
Dinas Kesehatan memastikan stok vaksin dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan imunisasi.
Baca juga: Cakupan Imunisasi Campak Baru 65 Persen, Dinkes Kaltim Minta Orang Tua Lebih Aktif
“Stok vaksin sangat banyak dan aman. Tinggal kesadaran masyarakat untuk datang ke layanan kesehatan,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Balikpapan berharap partisipasi aktif orang tua dalam membawa anak untuk vaksinasi dapat menekan penyebaran campak dan mencegah lonjakan kasus di masa mendatang. (*)