TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota DPD RI Dapil DIY, Syauqi Soeratno, menemui para orangtua korban dugaan kekerasan dan penelantaran anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Sabtu (25/4/2026) malam.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD RI Perwakilan DIY ini, Syauqi mendengarkan langsung kronologi pilu yang dialami anak-anak saat dititipkan di lembaga tersebut.
Syauqi menegaskan komitmennya untuk berdiri di pihak korban dan memastikan kesehatan mental para buah hati serta orangtua menjadi prioritas utama.
"Saya tegaskan, saya bersama korban dan orangtua. Kita harus jaga kesehatan mental maupun jiwanya. Saya sudah menerima cerita secara utuh, termasuk dari KPAI DIY," tegasnya.
Senator asal Yogyakarta tersebut secara khusus meminta pihak kepolisian untuk memproses hukum kasus ini dengan seadil-adilnya.
Ia berharap ketegasan hukum dapat memberikan efek jera, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah DIY maupun nasional.
"Kami minta kepolisian untuk maksimal melakukan penindakan pada kasus ini agar kasus semacam ini tidak terjadi lagi di daycare-daycare lain di DIY," ungkapnya.
Baca juga: Kekerasan di Daycare Little Aresha: LPSK Siapkan Perlindungan, Pemulihan, hingga Restitusi Korban
Syauqi pun memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Polresta Yogyakarta yang telah melakukan penggerebekan dan memasang garis polisi di lokasi kejadian pada Jumat (24/4/2026) lalu.
"Kami apresiasi Polresta Yogyakarta yang tegas menindak sejak awal. Saya bersama para orangtua akan terus mengawal kasus ini," tandasnya.
Lebih lanjut, selain aspek hukum pidana, ia pun mengingatkan pentingnya hak restitusi bagi para korban.
Menurutnya, pendampingan psikologis dan pemulihan mental anak-anak melalui peran KPAI DIY sangat mendesak untuk dilakukan.
"Hak restitusi sangat penting karena bagaimanapun para orang tua sudah cukup dengan situasi sangat bersedih dan terguncang karena buah hatinya diperlakukan dengan tidak semestinya. Kita kawal bersama kasus ini," tegasnya. (*)