Maria Teresa Turun Tengah Malam, Pastikan Proyek Flyover Ciputat Tangsel Sesuai Standar
Ahmad Tajudin April 26, 2026 06:01 PM

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja melakukan aksi tak biasa dengan turun langsung ke lapangan pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, untuk meninjau progres perbaikan Flyover Ciputat.

Saat sebagian besar warga terlelap, ia justru hadir di tengah aktivitas proyek yang masih berjalan sebagai bentuk pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Di bawah cahaya lampu proyek dan suasana jalan yang lengang,  gadis berusia 26 tahun tersebut  tak ragu untuk menyusuri area pengerjaan flyover. 

Dalam kesempatan itu, dirinya ingin memperhatikan secara langsung proses pengelupasan aspal lama hingga tahapan pengaspalan ulang yang sedang dikerjakan pekerja di lapangan. 

Kehadiran Politisi Gerindra di waktu yang tidak biasa itu menjadi bagian dari upaya memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar dan tidak mengabaikan kualitas.

Ia menegaskan, bahwa proyek infrastruktur seperti Flyover Ciputat tidak cukup hanya diselesaikan tepat waktu, tetapi juga harus mengutamakan mutu agar benar-benar aman dan nyaman digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pekerjaan ini harus benar-benar sesuai standar. Kita tidak ingin hanya cepat selesai, tetapi juga harus berkualitas dan aman digunakan masyarakat,” ujar Maria Teresa dikutip dari keterangannya yang diterima TribunBanten.com, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Lagoon Band dari Binaan Lapas Cilegon Curi Perhatian, Sabet Juara 3 di Juare Rock Festival 2026

Menurutnya, turun langsung ke lapangan menjadi cara paling efektif untuk melihat kondisi riil pekerjaan, bukan hanya berdasarkan laporan. Dengan begitu, ia bisa memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

“Dengan turun langsung seperti ini, kita bisa melihat kondisi sebenarnya di lapangan, apakah sudah sesuai rencana atau belum,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Flyover Ciputat merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui masyarakat, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.

“Kami ingin semua pihak tetap mengutamakan kualitas. Jangan sampai ada kompromi terhadap standar yang bisa berdampak pada keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Proyek perbaikan Flyover Ciputat sendiri dikerjakan pada malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB selama kurang lebih 14 hari, guna meminimalisir gangguan lalu lintas di jam sibuk. 

Pekerjaan meliputi pengaspalan ulang sepanjang sekitar 770 meter dengan ketebalan 5 sentimeter, serta penambahan fasilitas pendukung seperti penerangan jalan dan rambu lalu lintas.

Di akhir, Maria turut menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat atas kesabaran selama proses perbaikan berlangsung. 

Ia berharap, hasil akhir proyek ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga Tangerang Selatan.

“Terima kasih atas pengertian masyarakat. Ini semua demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” tutupnya.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.