SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Rombongan pertama Jemaah haji dari Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan dari Pendopo Sidoarjo, Minggu (26/4/2026).
Rombongan pertama, sebanyak 39 orang dari kloter 20, sudah berangkat dari Sidoarjo menuju ke Asrama Haji Surabaya untuk selanjutnya terbang ke Tanah Suci.
Baca juga: BPKH Renovasi Asrama Haji Surabaya Jelang Keberangkatan 2026: Fokus Keamanan dan Lansia
Satu bus disediakan Pemkab Sidoarjo untuk mengantar mereka dari Sidoarjo menuju ke Embarkasi Surabaya.
“Semoga seluruh jamaah haji Sidoarjo sehat walafiat. Mulai dari berangkat sampai dengan pulang haji diberikan kelancaran dan kemudahan. Dan semoga menjadi haji yang marbur,” kata Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati di sela acara pemberangkatan.
Dalam kegiatan itu, Fenny meminta para calon jamaah haji Sidoarjo bersyukur dapat terpilih dan terpanggil untuk menjalankan ibadah haji tahun ini.
Karena tidak semua calon jamaah haji yang terdaftar bisa berangkat.
Kepada para jemaah, Fenny juga berpesan agar semua tetap menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Karena sekarang ini kondisi cuaca di sana sangat panas, jauh dibanding kondisi cuaca di Indonesia.
TPHD Kabupaten Sidoarjo juga dimintanya untuk betul-betul memberikan pelayanan kepada semua jemaah haji Sidoarjo. Pelayanan maksimal wajib diberikan.
“Kami juga titip doa bagi Kabupaten Sidaorjo. Semoga selalu diberikan keamanan, dan kesejateraan,” pesan Sekda.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Gaspol Atasi Persoalan Sampah, Hidupkan Kembali TPS 3R
Tahun ini, tercatat ada 2.700 orang calon jamaah haji asal Sidoarjo yang dijadwalkan berangkat.
Rinciannya 1.221 jemaah laki-laki dan 1.479 jemaah perempuan.
Seluruh jamaah haji tersebut tergabung dalam 11 Kloter.
Rincian Kloter Jemaah haji Sidoarjo yakni Kloter 20, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 68 serta 71 dan kloter 116.
“Untuk keberangkatan gelombang 1, ada kloter SUB 20, 53, 54, 55, dan 56. Sedangkan di keberangkatan gelombang 2, ada loter SUB 57, 58, 59, 68, 71, dan 116,” kata Eliana, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sidoarjo.
Dia mengatakan seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik dan pendampingan kesehatan agar memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual.
Tahun ini, jemaah haji tertua dari Sidoarjo berusia 90 tahun atas nama Raminten.
Jemaah Sidoarjo yang termuda berusia 16 tahun atas nama Muhammad Nur Al Maghfirah.
“Kalau untuk kloter 20 yang berangkat awal, jemaah tertua atas nama Ihsan Atmo Burosari yang berusia 85 tahun dan jemaah termuda bernama Nur Azizah Wulandari yang berusia 20 tahun,” lanjutnya.
Pihaknya juga berpesan, para jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga nama baik Kabupaten Sidoarjo dan bangsa Indonesia selama di Arab Saudi.
Dalam kesempatan ini, Eliana juga mengungkapkan bahwa daftar tunggu atau waiting list jamaah haji asal Sidoarjo saat ini mencapai 84.996 jemaah.
Angka daftar tunggu tersebut terbesar di Provinsi Jawa Timur bahkan secara nasional.