Bupati Jayawijaya Lepas 42 Calon Jamaah Haji yang Sudah Menanti Sejak 2014
Marius Frisson Yewun April 26, 2026 04:16 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Atenius Murib, secara resmi melepas 42 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Jayawijaya untuk musim haji 1447 Hijriah/2026. Pelepasan tersebut berlangsung di Gedung Basda Yapis, Jumat (24/4/2026).

Para calon jamaah haji yang diberangkatkan tahun ini merupakan mereka yang telah mendaftar sejak tahun 2014 dan akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah melalui masa tunggu yang panjang.

Dalam sambutannya, Bupati Atenius Murib menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga bagian dari upaya pembangunan moral umat. Ia menyebut, melalui ibadah haji, para jamaah akan ditempa untuk menyempurnakan akhlak dan keimanan sebagai hamba Tuhan.

Baca juga: Masyarakat Papua Pegunungan Masih Terisolasi Pasca Longsor Seminggu yang Belum Ditangani

“Diharapkan dari pengalaman selama beribadah di Tanah Suci, para jamaah dapat meningkatkan kualitas hidup, berbuat yang terbaik, serta menjadi panutan di tengah masyarakat,” ujar Atenius Murib.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam menjaga kesehatan. Menurutnya, kondisi alam dan lingkungan sosial di Arab Saudi sangat berbeda dengan Indonesia, sehingga membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

“Saya minta bapak-ibu sekalian menjaga kesehatan karena kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di negara kita. Jamaah harus mampu menyesuaikan diri dengan baik,” pesannya.

Baca juga: Satu dari 167 SD di Biak Numfor Tidak Miliki Siswa untuk Ujian Serentak Mei 2026

Selain itu, bupati juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan selama berada dalam rombongan, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk agar tujuan utama, yakni meraih haji mabrur, dapat tercapai.

Di akhir sambutannya, ia berharap para jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi maupun di lingkungan masyarakat.

“Sepulang dari Tanah Suci, saya berharap bapak-ibu bisa menjadi teladan, membagikan pengalaman, serta meningkatkan iman, takwa dan amal saleh di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.