TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Aksi pencurian berulang meresahkan warga Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen. Sebuah warung kelontong milik Mufid menjadi sasaran pembobolan maling pada Sabtu (25/4/2026) malam.
Insiden ini merupakan kali ketiga yang dialami korban dalam waktu berdekatan.
Dalam aksi terbaru ini, pelaku berhasil menggondol belasan tabung gas melon (3 kg) dan sejumlah rokok berbagai merek.
Pencurian terjadi saat pemilik warung sedang meninggalkan rumah untuk menghadiri acara kenduren di kediaman orang tuanya.
Kepala Desa Gemeksekti, Suramin, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak pemilik warung sekitar pukul 21.00 WIB.
"Saat pulang, anak pemilik mendapati pintu belakang warung sudah dalam kondisi terbuka. Ini adalah kejadian ketiga kalinya. Bahkan seminggu sebelumnya, stok beras di warung tersebut juga hilang digondol maling," ujar Suramin saat dihubungi, Minggu (26/4/2026).
Baca juga: Demi Keselamatan Jemaah, Sopir Bus Pengantar Calon Haji Batang Jalani Tes Kesehatan
Ditemukan Sidik Jari Pelaku
Merespons laporan warga, tim Inafis Polres Kebumen langsung terjun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti petunjuk. Namun, proses identifikasi sempat terkendala kondisi di lapangan.
"Semalam tim Inafis sudah datang. Informasinya ditemukan sidik jari, namun karena kondisinya berair, polanya menjadi tidak terlihat jelas," terang Suramin.
Mengingat warung tersebut merupakan usaha kecil yang terletak tepat di depan rumah korban, Pemerintah Desa Gemeksekti mengaku prihatin dan segera mengambil langkah antisipasi.
Suramin menegaskan pihaknya akan meningkatkan kegiatan Siskamling untuk mencegah terulangnya kasus serupa di wilayah tersebut.
Selain itu, ia mengimbau kepada warga, khususnya para pelaku usaha, untuk memperketat pengamanan mandiri.
"Kami imbau warga lebih berhati-hati. Alangkah baiknya jika dipasang kamera CCTV untuk mempermudah identifikasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian ini," pungkasnya. (ais)