TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan pehobi pelesiran naik sepeda motor yang juga pasangan suami-istri, Ricky Rinaldo dan Adriana Vonny Ramli membuat gebrakan baru dengan melakukan touring jelajah kawasan Indonesia Timur.
Kegiatan touring bertajuk “Maxdecal Journey to the East” ini keduanya menjalani prosesi pelepasan touring pada Sabtu 25 April 2026 dan menjadikan Larantuka, Flores, sebagai titik awal perjalanan.
Kota ini dipilih karena menyimpan karakter yang begitu khas - perpaduan budaya, sejarah, dan lanskap timur Indonesia yang masih terasa autentik.
Di ranah media sosial, pasangan Ricky Rinaldo dan Adriana Vonny Ramli populer dengan sebutan Pasutri Touring.
Keduanya dikenal sebagai full-time traveller yang telah mendedikasikan hidupnya menjelajahi lebih dari 65.000 kilometer aspal di hampir seluruh pulau besar di Indonesia.
Di 2021 lalu misalnya, keduanya menjelajah Nusantara dari Kota Padang di Sumatera Barat menuju perbatasan Timor Leste.
Mereka juga pernah touring jauh dari kilometer nol Sabang kemudian berkeliling wilayah Sumatera, Sulawesi, Mandalika, Kalimantan hingga ke Brunei dan Malaysia.
Setiap touring bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan. Ketangguhan mereka dalam menjelajah medan ekstrem dinilai sangat relevan dengan semangat Maxdecal yang selalu mengedepankan kualitas dan durabilitas.
Baca juga: Rayakan Hari Kartini, Puluhan Perempuan Berkebaya Cantik Motoran dari Bandung ke Rancabali
Project Director & RnD Maxdecal Nofian Hendra menjelaskan, touring kali ini mereka berkolaborasi dengan MaxDecal.
"Kolaborasi ini terjadi karena momen yang tepat. Pasutri Touring merencanakan perjalanan besar, sementara kami baru saja meluncurkan program ‘Maxdecal Foodie’. Kami melihat bahwa kendaraan adalah media promosi yang sangat efektif untuk mengenalkan kekayaan kuliner daerah secara langsung di lapangan," kata Nofian.
Perjalanan touring ‘Maxdecal Foodie’ akan fokus mendukung perkembangan kuliner lokal melalui pendekatan yang lebih menarik dan relevan dengan tren saat ini.
Dengan konsep tersebut pihaknya berharap dapat mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat apresiasi masyarakat terhadap kekayaan kuliner daerah.
Sebagai gerbang menuju kawasan timur Indonesia, Larantuka dikelilingi destinasi-destinasi eksotis yang belum banyak tersentuh.
Baca juga: Potret Kedekatan Ariel NOAH dan Niken Anjani: Touring Motor Bareng Jakarta-Bandung
Dari titik ini, perjalanan bukan hanya soal jarak yang ditempuh, tetapi tentang memasuki dunia yang berbeda - lebih sunyi, lebih alami, dan lebih jujur. Di sinilah perjalanan ke timur benar-benar dimulai.
“Perjalanan ini bukan sekadar touring biasa; mereka berdua akan mengunjungi pelaku usaha kuliner lokal, mencicipi produk, serta mendokumentasikan dan membagikan cerita inspiratif di balik setiap sajian kepada publik,” kata Nofian.
Untuk mendukung perjalanan panjang yang menantang cuaca panas, hujan, hingga debu, pihaknya membekali Pasutri Touring dengan Maxdecal 9600 dan PPF (Paint Protection Film) pada motor tunggangan mereka, Yamaha Nmax Turbo TechMax Ultimate.
Menurut Nofian, Maxdecal 9600 dan PPF memiliki daya rekat tinggi, sehingga bisa menjaga tampilan kendaraan tetap estetis dan maksimal di berbagai kondisi. “Material ini juga berfungsi sebagai lapisan yang melindungi bodi kendaraan dari paparan luar selama perjalanan,” jelasnya.
Stiker ini dirancang untuk menghadapi medan dan iklim ekstrem dan tidak mudah pudar meskipun digunakan dalam perjalanan jarak jauh. Ketahanannya terhadap sinar UV menjadikannya pilihan ideal untuk eksplorasi di wilayah Indonesia Timur, di mana intensitas matahari cenderung lebih kuat dan konsisten.
Baca juga: Dihadang Badai Filipina, Anggaday Tuntaskan Solo Touring 3 Negara 8.300 Km
Dijelaskan, di program ‘Maxdecal Foodie’ ini pihaknya akan memberikan stiker eksklusif di setiap titik kuliner sebagai penanda bahwa UMKM tersebut telah mendapatkan dukungan dari Maxdecal untuk menjadi identitas visual yang membantu meningkatkan visibilitas brand kuliner lokal di mata wisatawan dan masyarakat luas.
Nofian melihat prospek industri stiker otomotif ke depan sangat positif, khususnya dalam mendukung kampanye kreatif untuk UMKM kuliner.
Terlebih, kendaraan saat ini sudah berkembang menjadi media promosi yang efektif karena mobilitasnya tinggi dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Dengan pemanfaatan stiker yang dirancang secara profesional, UMKM dapat meningkatkan visibilitas brand mereka di ruang publik tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang tinggi dan berulang.
“Di sisi lain, kebutuhan akan identitas visual yang kuat juga semakin meningkat. Stiker otomotif dapat membantu UMKM kuliner menampilkan karakter brand yang menarik, mudah dikenali, dan relevan dengan target pasar mereka,” kata dia.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menekankan, wisata kuliner bukan sekadar komoditas, melainkan alat diplomasi budaya yang kuat.
"Makanan adalah salah satu pemersatu manusia di belahan dunia manapun. Apalagi kuliner Indonesia yang sangat kaya akan rempah, rasa, dan cerita," ujarnya.
Karena itu, melalui program ini pihaknya berharap semakin banyak hidden gem kuliner lokal yang ditemukan dan dinikmati oleh pecinta kuliner di seluruh Indonesia, bahkan dunia.
Sumber: Gridoto