Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Hadiri HUT ke-19 Gorut,  Ungkap 3 Aspek Strategis
Aldi Ponge April 26, 2026 07:47 PM

TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menghadiri paripurna perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara pada Minggu (26/04/2026).

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara digelar di DPRD Kabupate Goru

Momentum HUT Kabupaten Gorontalo Utara menjadi ajang refleksi sekaligus pemetaan arah pembangunan jangka panjang daerah.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa Gorontalo Utara memiliki posisi strategis yang akan menjadi modal besar bagi pembangunan lima hingga sepuluh tahun ke depan.

HUT GORUT - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memberikan sambutan dalam rapat paripurna istimewa HUT Ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (26/4/2026).
HUT GORUT - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memberikan sambutan dalam rapat paripurna istimewa HUT Ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (26/4/2026). (Pemkab Gorontalo Utara)

Menurutnya, keunggulan geografis Gorontalo Utara merupakan modal alamiah yg sangat menentukan masa depan daerah, Namun tetap bergantung pada bagaimana kepemimpinan mengelolanya.

Gusnar menyebut ada tiga aspek utama yang menjadikan Gorontalo Utara sangat strategis.

Ia menegaskan, dampaknya mungkin belum sepenuhnya terasa saat ini, tetapi akan menjadi kenyataan dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang.

Aspek pertama, berhadapan langsung dengan IKN.  Pada aspek pertama, Gusnar menyoroti posisi Gorontalo Utara yang berhadapan langsung dengan calon Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia menjelaskan bahwa kedekatan geografis tersebut membuka peluang besar bagi daerah untuk menjadi wilayah penyangga sekaligus penerima manfaat ekonomi.

"Yang pertama posisi Gorontalo utara berhadapan langsung dengan calon ibukota negara nusantara (IKN)," ujarnya. 

Ia menjelaskan, implikasi dari posisi tersebut adalah Gorontalo Utara secara otomatis dapat berperan sebagai hinterland, yakni kawasan pendukung yang memasok kebutuhan utama sekaligus menerima dampak pertumbuhan dari IKN.

Gusnar kemudian mengaitkan hal ini dengan konektivitas pelabuhan yang telah dimiliki Gorontalo Utara.

Dalam paparannya, eks Dosen Lemhanas ini menyebut Pelabuhan Anggrek dan Pelabuhan Kwandang berpotensi terhubung lebih intens dengan pusat-pusat logistik di Kalimantan.

Karena itu, ia menitipkan pesan agar keunggulan pada aspek ini tidak boleh luput dari perhatian pemerintah. 

"Saya titip posisi ini kita harus dikelola sebaik-baiknya untuk lebih memacu pembangunan di Gorontalo Utara," pintanya. 

Memang lanjut Gusnar, konektivitas tersebut telah berlangsung sejak lama, namun masih dalam kapasitas yang relatif terbatas.

Aspek kedua, berhadapan dengan Laut Cina Selatan. Selanjutnya, Gusnar mengulas aspek kedua yang menurutnya memiliki dimensi geopolitik dan pertahanan yang sangat penting.

Ia menilai Gorontalo Utara berada pada posisi yang langsung berhadapan dengan Laut Cina Selatan, kawasan yang menjadi pusat berbagai kepentingan antarnegara.

Gusnar menekankan bahwa dinamika global di kawasan tersebut perlu dibaca secara cermat karena dapat menjadi peluang strategis bagi daerah.

"Indonesia mengklaim, Filipina mengklaim Vietnam, mengklaim Singapura mengklaim, semua mengklaim dan ada Panglima paling tinggi yang mengklaim adalah China. Itulah sebabnya maka ini harus kita baca secara seksama secara konferensif karena ini potensi bagi Gorontalo Utara," paparnya. 

Aspek ketiga, pelabuhan laut dalam. Pada aspek ketiga, Gusnar menyoroti kekuatan infrastruktur maritim yang dimiliki Gorontalo Utara, khususnya Pelabuhan Anggrek.

Ia menjelaskan bahwa pelabuhan ini memiliki kedalaman laut yang sangat memadai bahkan melampaui standar pelabuhan internasional.

Menurut data yang ia sebutkan, kedalaman laut di pelabuhan tersebut mencapai sekitar 38 meter.

Kondisi itu dinilai menjadi modal penting bagi Gorontalo Utara sebagai pintu gerbang logistik Provinsi Gorontalo.

"Oleh sebab itu ini menjadi gerbang bagi provinsi kita dan yang menerima manfaat paling pertama adalah masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara," jelasnya. 

Gusnar menegaskan, seluruh potensi strategis tersebut hanya akan memberi manfaat nyata apabila dikelola secara optimal melalui kepemimpinan yang visioner dan terarah. (*/Jian) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.