Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Event BJB Bandoeng 10K yang akan digelar Minggu (17/5/2026) dilakukan pemanasan berupa kegiatan bertajuk City Touchdown X Babaturan Bandoeng 10K yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (25 - 26/4/2026).
Sebanyak 12 komunitas atau 150 peserta lari turut hadir dalam kegiatan pada Minggu (26/4/2026) bertemakan Bandung Bercerita di Bumi Experience, Jalan Sultan Tirtayasa, Kota Bandung.
Kegiatan ini disambut baik pioneer lokal streetwear Bandung, Dendy Darman menilai event lari menjadi sebuah ajang silaturahim yang besar.
Apalagi, katanya Bandung menjadi kota yang terkenal dengan fesyen dan makanannya sehingga tepat untuk diadakannya event lari.
"Acara yang diadakan oleh Kompas dan Bank BJB ini seolah mengajak kita-kita (pelaku usaha) menjadi host acara besar dan ini sangat bisa membantu kami dari sisi ekonomi, sekaligus mengajak orang-orang untuk datang ke Bandung yuk utamanya ke kawasan-kawasan distrik kreatif di Bandung, seperti Jalan Trunojoyo di tengah gempuran belanja online sehingga membuat orang jarang untuk datang ke toko langsung," katanya.
Deputy Corporate Secretary Bank BJB, Sani Ikhsan Maulana menilai bahwa Bandung menjadi pusat kota kreatif di Indonesia.
Kemudian, setelah berkoordinasi dengan Kompas pun hasil risetnya, ternyata dampak industri dari bank BJB Bandoeng 10K cukup signifikan.
"Dengan membawa konsep local for locals menjadi salahsatu penggerak ekonomi kota Bandung menjadi keunikan sendiri. Karena, di Bandung belum banyak event lari yang berkolaborasi dengan fesyen industri seluas ini, mulai racikan desain yang bareng sosok kota Bandung, seperti kang Dendy Darman. Lalu, mengajak komunita lari untuk mengunjungi wilayah sini, hingga setelah race juga akan ada medal week. Jadi, tentu ini sebuah cerita baru yang kami yakini dapat menginspirasi warga lokal untuk bergerak dalam pertumbuhan ekonomi kota Bandung," ujarnya.
Manager Partnership Event Harian Kompas, Ari Setiawan mengungkapkan event BJB Bandung 10K Mei nanti akan diikuti sekitar 4000 peserta dari berbagai komunitas lari dan masyarakat umum.
Jumlah ini meningkat 1000 peserta dari tahun lalu.
"Peningkatan ini karena memang adanya antusiasme dari pelari Indonesia dan memberikan dampak positif berupa perputaran ekonomi yang cukup signifikan dari data Litbang Kompas sekaligus kita cukupkan di 4000 peserta dengan melihat kapasitas kota ini. Sebab, kalau peserta terlalu banyak, kami enggak mau justru menjadi boomerang buat kami," katanya
Rencananya event lari nanti start dari BJB Jalan Naripan dan Finish di Balaikota Bandung Jalan Wastukencana dari pukul 05.00 WIB hingga 06.30 WIB.
"Kami bersama bank BJB ingin memperluas pertumbuhan perekonomian kota Bandung lewat industri lainnya, salahsatunya fesyen dan food industri," ujar Ari.