Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji, Bupati Kuningan Singgung Faktor Cuaca dan Kesehatan
Kemal Setia Permana April 26, 2026 10:11 PM

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, melepas 445 jemaah calon haji Kuningan, termasuk 4 petugas medis dan 2 petugas haji Kuningan, Minggu (26/4/2026).

Dian menuturkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani dan batin.

"Perjalan yang di hadapkan dengan bukit kesabaran, perjalanan panjang dengan keikhlasan. Tentu semua harus di syukuri dalam menjalankan kehidupan sebagai ibadah langsung," kata Dian.

Dalam kesempatan itu, Dian menyinggung soal informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), soal cuaca saat ini.

Untuk itu, Dian mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Baca juga: 97 Jemaah Lansia Asal Majalengka Haji 2026, Bupati Minta Petugas Layani Maksimal

"Selain harus tetep menjaga kesehatan, kami harap jemaah dapat menjaga kekompakan antarjemaah,"

"Kepada petugas agar memberikan pelayanan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Layani para tamu Allah dengan sepenuh hati,” katanya.

Bupati Dian juga turut menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Kuningan.

“Berangkatlah dengan niat yang bersih, laksanakan dengan jiwa yang tulus, dan pulanglah membawa keberkahan untuk Kuningan Melesat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menyebutkan total jemaah terdiri dari 439 calon haji, 4 petugas kloter, dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD).

Ratusan jemaah tersebut berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta jemaah mandiri.

Sebanyak 445 orang Kloter 8 Kabupaten Kuningan ini diberangkatkan menuju Tanah Suci pada ibadah haji 1447 Hijriah dari Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center (KIC).

Salah seorang calon haji, Ibu Anis (78) asal Kelurahan Cijoho yang kesehariannya berjualan bolu kukus dan odading tengah di Pasar Baru, bersyukur akhirnya dapat menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, ini panggilan Allah. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan selama di Tanah Suci,” ujarnya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.