Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kambing Kaligesing kontes ternyata memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.
Di tangan peternak asal Desa Kingkang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, harga satu ekor kambing unggulan bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Nanang Kosim (45), pemilik Pangupo Joyo Farm, telah menekuni usaha ternak kambing Kaligesing selama lima tahun terakhir. Ia fokus pada budidaya kambing kontes atau kambing dengan kualitas terbaik untuk perlombaan.
“Saya ternak kambing sudah 5 tahun ini,” ujarnya saat ditemui, Minggu (26/4/2026).
Kambing Kaligesing merupakan jenis kambing Peranakan Etawa (PE) yang berasal dari Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Ras ini merupakan hasil persilangan antara kambing Jamnapari dari India dengan kambing lokal Indonesia.
Keunggulan kambing Kaligesing terletak pada postur tubuh, bentuk kepala, telinga panjang, hingga kualitas tanduk dan warna bulu yang menjadi standar penilaian dalam kontes.
Nanang menjelaskan bahwa perawatan kambing Kaligesing kontes dilakukan secara intensif sejak usia dini.
“Kalau makan, kalau kecil (cempe) pakainya susu, susu kambing murni,” jelasnya.
Pemberian susu dilakukan selama empat bulan pertama. Setelah itu, kambing mulai dikenalkan dengan ampas dan pakan hijauan seperti rumput.
“Itu harus empat bulan, baru diberi ampas. Pokoknya selama masih kecil itu cuman susu sama hijauan (rumput) saja,” ucap Nanang.
Selain pakan, vitamin juga diberikan untuk mendukung pertumbuhan optimal kambing.
Baca juga: 7 Ide Usaha Ternak Modal Kecil yang Cocok di Solo, Kalau Telaten Hasilnya Bisa Memuaskan
Meski bernilai tinggi, biaya perawatan kambing Kaligesing tergolong masih terjangkau.
“Kalau biaya perawatan itu per hari itu jantan itu sekitar paling Rp20.000. Ini yang cuman ampas hijauan,” kata Nanang.
Namun ada juga perawatan tambahan seperti mandi rutin.
“Tapi kalau mandinya 3 hari sekali, mandi Rp30.000 per ekor. Pakai sampo atau kondisioner,” tambahnya.
Daya tarik utama bisnis ini adalah harga jualnya yang fantastis. Kambing Kaligesing kontes dengan prestasi bagus bisa dihargai sangat tinggi.
“Saya dulu jual bisa Rp100 juta, biasanya karena prestasi dan speknya juga bagus untuk lomba,” ujar Nanang.
Ia juga menunjukkan salah satu kambing unggulannya bernama Hoki yang kini menjadi pejantan di kandang miliknya.
“Ya kalau kayak gini sekitar Rp200 juta ya,” jelasnya.
Baca juga: 13 Ide Ternak Skala Rumahan di Lahan Sempit, Punya Prospek Bagus di Solo
Menariknya, kambing berusia muda atau cempe juga sudah memiliki nilai jual tinggi, tergantung kualitas dan potensi genetiknya.
“Saya tiga (cempe). Ada yang 15, 20, sama 25,” kata Nanang.
Dalam ajang Kontes Kambing Kaligesing dan Domba Bupati Cup Klaten, Nanang berhasil memborong prestasi dengan meraih juara di kelas pejantan A.
“Juara yang diraih, yakni juara dua dan juara tiga,” ungkapnya.
(*)