BOLASPORT. COM - Sikap para pemain Real Madrid bikin suporternya mengamuk.
Real Madrid menuai hasil mengecewakan saat mendatangi markas Real Betis pada pekan ke-32 Liga Spanyol 2025-2026.
Bertanding di Estadio de la Cartuja, Jumat (24/4/2026), mereka hanya mendapatkan satu poin usai ditahan imbang 1-1.
Padahal Madrid unggul lebih dulu berkat gol Vinicius Junior saat pertandingan berjalan tujuh menit.
Namun, kemenangan mereka buyar akibat gol Hector Bellerin ketika memasuki masa injury time babak kedua.
Madrid sendiri mencatatkan delapan tembakan tepat sasaran selama 90 menit permainan.
Dasar apes, Los Blancos cuma membuahkan satu gol dari semua shot on goal.
Imbas hasil imbang di kandang Betis, pemain-pemain Madrid mendapat cemoohan dari pendukungnya sendiri yang merasa kecewa.
Jude Bellingham dkk dibombardir dengan hinaan ketika berjalan menuju bus tim.
"Tunjukkan rasa hormat kepada fans, " kata seorang suporter Madrid.
Anggota Madrid juga dicemooh gegara buru-buru masuk bus tanpa menyapa fans.
"Kalian terlihat seperti Lightning McQueen saat turun," tutur salah satu penggemar, merujuk pada karakter mobil dalam film Cara.
"Pria pensiunan lebih berkelas," ucap orang lain lagi.
Tak hanya suporter Madrid yang kecewa, melainkan juga Hipolito Rincon.
Eks striker El Real periode 1976-1981 itu menilai penampilan anak asuh Alvaro Arbeloa sangat acak-acakan.
"Ini menyakitkan, mata saya kadang berair," tutur Rincon.
"Sakit rasanya melihat hal-hal yang kulihat, rasanya sulit dipercaya bahwa kami sedang membicarakan tim profesional."
"Saya pikir ini bencana."
"Tim ini tidak bermain sepak bola sama sekali, bahkan, jauh lebih buruk daripada saat Xabi Alonso masih di sana."
"Mereka tidak mampu bertahan sebagai satu kesatuan, menyerang sebagai satu kesatuan, memiliki rencana, mempertahankan posisi di lapangan, atau memiliki keteraturan apa pun," pungkas dia.
Akibat hasil dari laga terbaru, Madrid semakin sulit menyaingi Barcelona dalam perburuan Liga Spanyol.
Dengan lima pertandingan tersisa, El Real tertinggal 11 poin dari Barca yang memuncaki klasemen.
LaLiga menjadi harapan terakhir Madrid untuk menghasilkan gelar musim ini.
Di Copa del Rey, Madrid secara mengejutkan tersingkir dari babak 16 besar oleh Albacete yang menghuni kasta kedua.
Adapun langkah mereka dalam Liga Champions hanya mencapai perempat final usai dieliminasi Bayern Muenchen.
Sekadar tambahan informasi, sudah dua musim beruntun Madrid puasa gelar.