TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar mendapat tambahan amunisi memperkuat pertahanan saat melawan Bali United.
Dusan Lagator dan Syahrul Lasinari berpeluang memperkuat PSM Makassar melawan Bali United.
Kedua pemain ini terlihat dalam rombongan PSM Makassar dalam lawatan ke Pulau Dewata.
Berdasarkan unggahan Instagram resmi PSM Makassar @psm_makassar, Sabtu (25/4/2026) malam, Dusan Lagator memakai jaket PSM Makassar berwarna biru.
Bek asal Montenegro ini berfoto dengan pose jempol kiri.
Sedangkan Syahrul Lasinari juga mengenakan pakaian sama dengan Dusan Lagator.
Bek sayap kanan PSM Makassar ini berfoto bersama kiper Reza Arya Pratama.
Dusan Lagator dan Syahrul Lasinari absen memperkuat PSM Makassar saat menang 3-1 dari Persik Kediri.
Lagator absen karena cedera dan akumulasi kartu kuning.
Bek nomor punggung 94 ini mengalami cedera ketika menghadapi Borneo FC.
Untungnya, dia sudah pemulihan H-3 bertemu Bali United.
Lalu Syahrul Lasinari tak bisa berseragam kapal pinisi lawan Persik karena akumulasi kartu merah.
Dua kartu kuning berujung kartu merah diperoleh mantan pemain Persikabo 1973 kala bertemu Borneo FC.
Kemungkinan Syahrul Lasinari tak mendapat hukuman tambahan atas kartu merah didapatkan sebelumnya.
Sehingga, dia turut dibawa dalam lawatan ke Bali.
Kehadiran Dusan Lagator dan Syahrul Lasinari akan menambah kekuatan di lini belakang.
Sekaligus memperkaya opsi tim kepelatihan dalam menurunkan pemain sesuai taktik dijalankan.
Mengingat tim Juku Eja butuh kemenangan dari Bali United.
Legenda PSM Makassar Anwar Liko menilai hadirnya Dusan Lagator dan Syahrul Lasinari akan memperkokoh lini belakang.
Dusan Lagator atau Syahrul Lasini bisa menjadi pilihan melengkapi lini pertahanan yang telah diisi oleh Yuran Fernandes, Aloisio Soares dan Victor Luiz.
Ananda Raehan yang di laga sebelumnya diplot sebagai bek kanan bisa kembali ke posisi gelandang bertahan.
Apalagi, Gledson Paixao masih diragukan kondisinya untuk bisa bermain.
“Tambahan kekuatan di sektor belakang ini penting untuk menjaga konsistensi permainan. Kita harap semoga pemain belakang tampil solid dan kokoh,” katanya, Minggu (26/4/2026).
Menurut Anwar Liko, PSM Makassar patut mewaspadai lini serangan Bali United. Utamanya, ketika transisi dan sektor sayap.
Berkaca dari kekalahan 2-0 di pertemuan pertama, Bali United memaksimalkan serangan balik untuk mengobrak-abrik pertahanan Laskar Ayam Jantan dari Timur.
Mereka melihat celah di sektor sayap pertahanan ketika ditinggal menyerang.
Makanya, dua gol bersarang berawal semua dari sektor pinggir pertahanan PSM Makassar.
“Semoga PSM Makassar bisa belajar dari pertemuan pertama. Celah dan kekurangan lini belakang bisa ditutupi,” tutur pemain yang bawa PSM Makassar juara Perserikatan 1991/1992 ini.
Gledson Cedera
PSM Makassar harus membayar mahal kemenangan 3-1 atas Persik Kediri pada pekan 29 Super League 2025/2026.
Gelandang bertahan Juku Eja, Gledson Paxiao alami cedera saat melawan Persik di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (23/4/2026).
Pemain asal Brasil itu, kemungkinan absen membela PSM melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Cedera memaksa Gledson Paixao harus ditandu keluar lapangan.
Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis terkait kondisi pemain yang cedera, khususnya Gledson.
“Untuk pemain cedera, informasinya tunggu tim medis,” katanya.
Kalau nanti tim medis menyampaikan pemain cedera belum siap, pelatih akrab disapa Amir tak terlalu khawatir.
Ia percaya dengan pemain yang ada bakal memberikan permainan terbaik.
“Saya percaya kepada pemain tersedia, mereka pasti memberikan yang terbaik untuk tim,” ucapnya.
Sheriddin Percaya Diri
Di sisi lain, penyerang sayap PSM, Sheriddin Boboev sedang dalam kepercayaan diri tinggi jelang laga melawan Bali United.
Winger Timnas Tajikistan itu tampil impresif saat menghadapi Persik Kediri dengan torehan satu gol dan satu assist, sekaligus mengantar dirinya meraih predikat pemain terbaik.
Performa itu diharapkan berlanjut di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Mengandalkan kecepatan dan penetrasi dari sisi kanan, pemain bernomor punggung 21 ini kerap jadi ancaman lewat umpan akurat maupun penyelesaian akhir.
Boboev pun berambisi menjaga tren positif PSM di sisa musim, termasuk mencuri poin di kandang Bali United.
“Tiga poin sangat penting bagi kami. Masih ada lima pertandingan lagi yang harus dijalani,” ujarnya.(*)