Calum McFarlane Bawa Chelsea Kembali ke Jalur Kemenangan, The Blues ke Final Piala FA Jumpa Man City
Arif Tio Buqi Abdulah April 27, 2026 01:25 AM

TRIBUNNEWS.COM - Calum McFarlane membawa Chelsea kembali ke jalur kemenangan sekaligus memastikan tiket final Piala FA 2026.

Chelsea menundukkan Leeds United 1-0 dalam laga semifinal Piala FA di Wembley pada Minggu (26/4/2026).

Hasil ini jadi titik balik setelah kepergian Liam Rosenior yang dipecat tengah pekan lalu.

Di bawah arahan pelatih interim Calum McFarlane, Chelsea tampil jauh lebih solid dan terorganisir.

Performa ini kontras dengan kekalahan 0-3 dari Brighton beberapa hari sebelumnya yang mengakhiri masa jabatan Rosenior.

Seperti diketahui, Rosenior sebelumnya membuat Chelsea menelan kekalahan lima kali beruntun di Liga Inggris, termasuk melawan Brighton yang membuatnya dipecat.

Di lima laga itu, Chelsea bahkan mengalami kebuntuan, sama sekali tak bisa mencetak gol.

Tapi dalam laga melawan Leeds, Chelsea hanya butuh 23 menit sejak kick off untuk unggul.

KECEWA - Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (kanan) menampilkan ekspresi kekecewaan setelah Chelsea takluk 1-3 dari Flamengo pada matchday kedua fase grup Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu (21/6/2025).
KECEWA - Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (kanan) menampilkan ekspresi kekecewaan setelah Chelsea takluk 1-3 dari Flamengo pada matchday kedua fase grup Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu (21/6/2025). (chelseafc.com)

Baca juga: Piala FA: Chelsea Menyudahi Drama Komedi, Leeds United Menjegal di Semifinal

Gol The Blues dicetak oleh Enzo Fernandez, yang di laga ini mengenakan ban kapten.

Gelandang Argentina itu menanduk umpan silang Pedro Neto dengan sempurna.

Ini jadi gol ke 13 Enzo untuk Chelsea di semua kompetisi musim ini.

Satu-satunya gelandang yang mencetak lebih banyak gol untuk klub Liga Premier pada 2025-26 adalah pemain Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White (16).

Sejak awal laga, Chelsea tampil agresif. Peluang sudah tercipta di kedua kubu, termasuk penyelamatan gemilang Robert Sanchez yang menggagalkan peluang Brenden Aaronson. 

Di sisi lain, Joao Pedro juga sempat mengancam sebelum gol pembuka lahir.

Memasuki babak kedua, Leeds berusaha meningkatkan intensitas dengan perubahan taktik. 

Namun, solidnya lini belakang Chelsea serta manajemen permainan yang cermat membuat lawan kesulitan menciptakan peluang bersih.

Sanchez kembali tampil krusial dengan menepis tembakan keras Anton Stach.

Chelsea juga terlihat cerdik dalam mengontrol tempo. 

Salah satu momen yang sempat memicu protes terjadi saat Sanchez meminta perawatan, memberi waktu bagi McFarlane untuk memberikan instruksi tambahan kepada timnya.

Hingga peluit akhir, keunggulan 1-0 tetap bertahan. 

Baca juga:  Man City Lolos Final Piala FA, Peluang Treble Winners Domestik Masih Hidup

Hasil ini sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Leeds dalam tujuh pertandingan terakhir.

Keberhasilan ini membawa Chelsea ke final Piala FA ke-17 sepanjang sejarah klub. 

Hanya Manchester United (22) dan Arsenal (21) yang melaju ke final pada lebih banyak kesempatan daripada The Blues di FA Cup.

Mereka kini akan menghadapi Manchester City di partai puncak pada 16 Mei mendatang.

Calum McFarlane sendiri sebelumnya sudah punya pengalaman berhadapan dengan Manchester City.

Ia menangani Chelsea pada Januari awal tahun ini pasca dipecatnya Enzo Maresca.

Kala itu, McFarlane menjalani debut sebagai pelatih interim Chelsea, dan sukses mencuri poin di Etihad.

Hasil laga Man City vs Chelsea kala itu berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Hanya saja menang, setelah hasil imbang itu Chelsea justru kalah 2-1 dari Fulham, satu-satunya kekalahan Calum McFarlane bersama tim senior Chelsea.

Kini, Calum McFarlane memiliki peluang untuk mencatatkan hasil lebih baik bersama Chelsea.

Ia berkesempatan besar untuk menutup musim penuh gejolak Chelsea dengan satu trofi.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.