Semifinal Liga Champions: Bayern Munchen Lawan Crash, Atletico vs Arsenal Berebut Takhta Perdana
Drajat Sugiri April 27, 2026 09:08 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Laga leg pertama semifinal Liga Champions musim 2025/2026 dijadwalkan akan bergulir tengah pekan ini.

Duel PSG vs Bayern Munchen yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dinihari, jadi sajian pembukanya.

Dilanjutkan laga tak kalah seru yang kedua antara Atletico Madrid vs Arsenal, sehari berselang.

Laga Atletico Madrid vs Arsenal bakal dihelat di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dinihari.

Keseruan dua laga leg pertama semifinal Liga Champions tersebut dapat anda tonton di Vidio.com kick-off jam 02.00 WIB.

Baca juga: Misi PSG di Liga Prancis Pekan Ini Tuntas, Setir Luis Enrique Belok ke Liga Champions

Bayern Munchen Melawan Crash di Babak Semifinal

Laga semifinal melawan PSG musim ini, seakan menjadi kesempatan Bayern Munchen melawan crash.

Bayern Munchen diketahui punya rapor buruk setiap kali mencapai babak semifinal, dalam 1,5 dekade terakhir.

Sejak memenangkan gelar Liga Champions pada tahun 2013, dengan mengalahkan Borussia Dortmund di final.

Die Roten tercatat mampu menembus babak semifinal sebanyak enam kali, termasuk edisi kali ini.

Khusus pada lima edisi sebelumnya, Bayern Munchen hanya bisa lolos dari babak semifinal sebanyak satu kali saja.

Yakni pada musim 2019/2020, di mana laga semifinal kala itu hanya dilangsungkan satu leg, dan akhirnya Bayern Munchen mampu menyegel gelar juara Liga Champions di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, Bayern Munchen rutin mengalami crash lantaran gagal lolos ke final, gegara tersingkir di semifinal.

Pada musim 2013/2014, 2014/2015 dan 2015/2016, langkah Bayern Munchen secara berturut-turut terhenti di 4 besar.

BAYERN MENANG- Bayern Muenchen berhasil meninggalkan ibu kota Prancis dengan kemenangan 2-1. hebatnya, kemenangan diraih meski harus bermain dengan 10 pemain sejak sebelum jeda babak pertama, menyusul sang pencetak dua gol Luis Díaz diganjar kartu merah karena tekel berbahaya terhadap Achraf Hakimi.
BAYERN MENANG- Bayern Muenchen berhasil meninggalkan ibu kota Prancis dengan kemenangan 2-1. hebatnya, kemenangan diraih meski harus bermain dengan 10 pemain sejak sebelum jeda babak pertama, menyusul sang pencetak dua gol Luis Díaz diganjar kartu merah karena tekel berbahaya terhadap Achraf Hakimi. (Tangkapan layar Instagram/fcbayern)

Apesnya, tim-tim yang menjegal langkah Bayern Munchen merupakan klub yang berasal dari Spanyol.

Mulai dari Real Madrid (2013/2014), Barcelona (2014/2015) dan Atletico Madrid (2015/2016).

Setelahnya, Bayern Munchen juga mengalami crash pada musim 2017/2018.

Lagi-lagi, laju Bayern Munchen dihentikan oleh Real Madrid yang kala itu dilatih Zinedine Zidane pada musim tersebut.

Momen crash terakhir yang dirasakan Bayern Munchen di semifinal yakni terjadi saat mereka kembali disingkirkan Real Madrid pada musim 2023/2024 lalu.

Catatan lima kali tersingkir dari enam kesempatan terakhir di babak semifinal.

Seakan menjadi bukti valid momen crash yang dialami Bayern Munchen di turnamen ini.

Kini, Bayern Munchen punya kesempatan untuk menghapus momen pelik itu saat berhadapan dengan PSG.

Status PSG sebagai juara bertahan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bayern Munchen, sebelum melangkah ke final.

Beruntungnya, Bayern Munchen punya modal berharga untuk bisa menyingkirkan sang jawara bertahan.

Dalam lima pertempuran terakhir di Liga Champions, Bayern Munchen mampu mengalahkan PSG secara beruntun.

Catatan itu menjadi modal positif Bayern Munchen untuk melawan crash di babak semifinal, melawan PSG.

Situasi kian berpihak ke Bayern Munchen, karena performa musim ini sangat konsisten sepanjang musim.

Fakta bahwa Bayern Munchen masih berpeluang meraih treble winners, tentu akan membuat pemain mereka berjuang mati-matian untuk bisa menyingkirkan PSG, demi lolos final serta menjaga asa meraih gelar juara.

Atletico vs Arsenal Jaga Peluang Pecahkan Telur di Liga Champions

Beralih ke bracket lain, laga tak kalah menarik akan tersaji di markas Atletico Madrid, saat mereka menjamu Arsenal.

Laga semifinal yang mempertemukan Atletico vs Arsenal ini seakan menjadi momentum bagi kedua tim, untuk menjaga peluang.

Terutama peluang untuk memenangkan gelar perdana Liga Champions dalam sejarah klub kedua tim masing-masing.

Ya, baik Arsenal dan Atletico diketahui belum pernah sekalipun mencicipi trofi Liga Champions.

Arsenal hampir saja memenangkan gelar Liga Champions pertamanya, jika tidak kalah melawan Barcelona di final 2006.

Sementara, Atletico hampir saja menyegel gelar Liga Champions pada dua edisi berbeda, sebelum dikalahkan Real Madrid di laga final pada tahun 2014 dan 2016.

Selebrasi kemenangan Arsenal atas Bayern Munchen dengan skor 3-1 pada matchday kelima Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (27/11/2025).
Selebrasi kemenangan Arsenal atas Bayern Munchen dengan skor 3-1 pada matchday kelima Liga Champions di Stadion Emirates, Kamis (27/11/2025). (Instagram/Arsenal)

Kegagalan demi kegagalan yang selama ini diderita kedua tim tersebut, setiap kali berjuang di Liga Champions.

Tentu akan memantik motivasi Arsenal dan Atletico untuk kembali berjuang mati-matian, demi bisa memenangkan gelar perdana Liga Champions pada musim ini.

Dan langkah krusial yang harus diambil kedua tim sebelum berhak tampil di final, ialah memenangkan laga semifinal.

Atletico yang bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama, tentu tidak ingin kecolongan dari Arsenal.

Sementara, Arsenal yang masih menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Champions, tentu tidak akan membiarkan Atletico menginjakkan satu kaki di final.

Pada pertemuan terakhirnya di Liga Champions, Arsenal mengalahkan Atletico dengan skor 4-0 di fase liga musim ini.

Jadwal Leg Pertama Semifinal Liga Champions Musim 2025/2026:

Rabu, 29 April 2026

Jam 02.00 WIB - PSG vs Bayern Munchen

Kamis, 30 April 2026

Jam 02.00 WIB - Atletico Madrid vs Arsenal

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.