KAI Daop 7 Madiun Layani 3 Juta Lebih Penumpang Awal Tahun 2026, Alami Kenaikan 12 Persen
Titis Jati Permata April 27, 2026 11:32 AM

 

SURYA.co.id, MADIUN  -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat lonjakan penumpang pada Triwulan I 2026, dengan lebih dari 3 juta pelanggan atau naik 12 persen dibandingkan tahun lalu.

Tren positif ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama. 

Jumlah Penumpang Kereta Api

KAI Daop 7 Madiun menyampaikan apresiasi atas loyalitas pelanggan yang terus menggunakan layanan kereta api.

Berdasarkan data periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026, total volume pelanggan tercatat sebanyak 3.017.881 orang.

Rinciannya, sebanyak 1.517.883 pelanggan berangkat dari stasiun di wilayah Daop 7, sementara 1.499.998 pelanggan tercatat datang.

Baca juga: Bukan Buat Masak, Ini Alasan Mengapa Stop Kontak Kereta Api Bisa Meledak Jika Dipakai Alat Berat

Sebagai pembanding, pada Triwulan I Tahun 2025 jumlah pelanggan berada di angka 2.694.034 orang.

Dengan demikian, terjadi peningkatan sebanyak 323.847 pelanggan dalam kurun waktu satu tahun.

Kinerja Terus Membaik

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tren kenaikan ini menunjukkan kinerja angkutan penumpang yang semakin membaik di awal tahun 2026. 

"Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Triwulan I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 323.847 pelanggan atau meningkat 12 persen dibandingkan periode Triwulan I Tahun 2025," katanya, Senin (27/4/2026).

Faktor Keselamatan dan Keamanan

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang dinilai lebih aman dan tepat waktu. 

"Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada awal tahun 2026 ini sangat menggembirakan," terangnya.

Menurut Tohari, faktor keselamatan, keamanan, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama masyarakat tetap memilih kereta api. Hal ini juga menjadi dorongan bagi KAI untuk terus menjaga kualitas layanan.

Inovasi Layanan KAI Daop 7 Madiun

Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, KAI Daop 7 Madiun juga terus melakukan berbagai inovasi layanan.

Upaya tersebut meliputi peningkatan fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) berbasis digital serta penataan area stasiun agar lebih nyaman bagi pengguna.

Penataan infrastruktur dilakukan di sejumlah stasiun, di antaranya pembangunan peron tinggi dan overcapping di Stasiun Blitar dan Kediri. Sementara itu, Stasiun Madiun masih dalam tahap pengembangan dan penataan lanjutan.

Selain itu, inovasi lain yang telah diterapkan antara lain penggunaan Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Madiun untuk mempercepat proses boarding tanpa dokumen fisik, serta penyediaan water station guna mendukung pengurangan sampah plastik. 

"Berbagai inovasi ini merupakan wujud komitmen kami menghadirkan service excellent dan meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, dan tepat waktu," pungkas Tohari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.