BREAKING NEWS: GMNI dan Tim 9 Geruduk Kejari Sikka, Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Perumda Wairpuan
Gordy Donovan April 27, 2026 12:44 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sikka bersama kelompok massa Tim 9 (Suara Rakyat untuk Keadilan) menggelar aksi unjuk rasa di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (27/4/2026).

Massa menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi pada proyek pipanisasi air minum perkotaan yang dikerjakan Perumda Wairpuan dengan nilai kerugian negara disinyalir mencapai Rp 6,75 miliar.

Pantauan di lokasi, massa GMNI memulai aksi dengan berjalan kaki dari Sekretariat GMNI di Kelurahan Kota Baru menuju Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka di Jalan Sudirman, Maumere, dengan pengawalan ketat dari aparat Satlantas Polres Sikka.

Baca juga: Personel Gabungan Tertibkan PKL di Eks Pasar Geliting Sikka, Pedagang Diarahkan ke Pasar Wairkoja

Desak Kepastian Hukum

Dalam orasinya, massa menyoroti ketidakjelasan status hukum kasus tersebut yang dinilai mandek. Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

"Lima tahun tidak ada kepastian hukum, hak air bersih rakyat digadai! Mana kepedulian penegak hukum? Jangan biarkan kami mati kekeringan di tengah dugaan korupsi Rp 6,75 miliar. Usut tuntas kasus Wairpuan sekarang," teriak salah satu orator dalam aksinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.