Disindir "Shut Up KDM" oleh Bobotoh, Dedi Mulyadi Ungkap Peran Menteri Ara di Bonus Persib
Satrio Sarwo Trengginas April 27, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi santai kemunculan spanduk bertuliskan 'Shut Up KDM' yang dibentangkan bobotoh Persib Bandung saat laga melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026). 

Spanduk berlatar putih tersebut sempat viral di media sosial dan menuai beragam respons dari publik. 

Namun, Dedi justru menanggapinya dengan santai dan terbuka. 

"Teman-teman Bobotoh yang berada di Tribun Utara GBLA, saat pertandingan melawan Arema, saya mengucapkan terima kasih ya atas spanduk yang dibentangkannya," kata Dedi dikutip dari Instagram dan telah dikonfirmasi ulang Kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, pesan dalam spanduk tersebut memiliki maksud baik, yakni untuk menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain.

"Saya yakin didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik," katanya.

Dedi juga menegaskan bahwa kritik dari suporter merupakan hal penting yang harus diterima secara terbuka.

Ia menganggap hal itu sebagai pengingat bagi semua pihak agar tidak melampaui batas dalam berbicara soal sepak bola.

"Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan," ucapnya.

Ia pun mengajak bobotoh untuk fokus memberikan dukungan kepada Persib dalam menghadapi lima laga terakhir musim ini, alih-alih terlibat perdebatan di media sosial.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya. Semangat bertanding habis-habisan. Bukan berdebat habis-habisan di media sosial. Haturnuhun," kata Dedi. 

Polemik bonus Rp 1 M

Selain menanggapi soal spanduk, Dedi juga buka suara terkait polemik bonus Rp 1 miliar untuk pemain Persib yang dikaitkan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara.

Ia menjelaskan bahwa bonus tersebut berasal dari Ara Sirait dan disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada publik.

"Bonus Rp 1 miliar berasal dari Asep Ara Sirait, saya menyebutnya kepada Bang Ara Sirait dengan kalimat Asep Ara Sirait karena dia sudah lama sekali tinggal di Jawa Barat saat kuliah di Universitas Parahyangan Bandung," kata Dedi.

Menurut Dedi, bonus itu bermula dari pertemuan antara dirinya, Ara, dan manajemen Persib Bandung untuk membahas target meraih tiga gelar juara secara beruntun.

"Dan top management tersebut menyampaikan bahwa tantangannya sangat berat," katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ara kemudian menyampaikan komitmennya untuk membantu tim.

"Sehingga secara spontan saat itu Bang Ara menyampaikan bahwa akan membantu memberikan bonus pada setiap pertandingan di kandang lawan," ucap Dedi.

Dedi mengakui bahwa awalnya Ara sempat meminta agar informasi tersebut tidak dipublikasikan.

Namun, ia tetap menyampaikannya ke publik sebagai bentuk keterbukaan.

"Meskipun Bang Ara ke saya menyampaikan, tidak usah disampaikan kepada publik, saya sebagai orang yang selalu menjunjung tinggi transparansi, setiap pengelolaan keuangan saya sampaikan, ini harus disampaikan kepada publik," terangnya.

Ia juga memastikan bahwa publikasi informasi tersebut tidak melanggar aturan, setelah berkali-kali mengonfirmasi kepada manajemen Persib.

"Saya menanyakan kepada top managementnya, dibolehkan menurut aturan kalau itu dipublis? Dia katakan boleh. Saya tiga kali menanyakan, boleh nggak kalau itu dipublis? Dia nyatakan boleh,"katanya.

Saat ini, Persib masih berada di puncak klasemen liga, meski persaingan semakin ketat setelah hasil imbang dalam dua laga terakhir dan kemenangan beruntun yang diraih Borneo FC.

Kondisi tersebut membuat dukungan bobotoh menjadi sangat penting bagi Persib dalam menjaga peluang meraih gelar juara tiga musim berturut-turut.

Berita terkait

  • Baca juga: Viral Sejumlah Siswa Lecehkan Guru di SMAN 1 Purwakarta, Dedi Mulyadi: Ironis
  • Baca juga: Rencana Surat Edaran Nikah Sederhana Bagi Warga, Dedi Mulyadi: Hindari Utang, Nikah di KUA
  • Baca juga: Awal Mula Mama Rieta Ramai Dijodohkan Netizen dengan Dedi Mulyadi, Berkunjung ke Lembur Pakuan

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.