Cerita Para Sopir Yang Terjebak Antrean Panjang Solar di Manado
Gryfid Talumedun April 27, 2026 01:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masa  beroleh solar dengan cepat bagi para sopir kendaraan berbahan bakar Solar di kota Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) agaknya telah berakhir. 

Sudah dua pekan ini, para sopir kembali terjebak antrean panjang untuk beroleh solar di SPBU. 

Masa kelam dimana kendaraan sulit beroleh solar pada beberapa waktu lalu berpotensi terjadi lagi. 

Seorang sopir yang mengaku bernama Anwar, berdiri di depan kendaraan box yang ia kendarai di seputaran SPBU depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi, Senin (27/4/2026). 

Wajahnya letih. Tatapannya yang kosong tertuju entah kemana. 

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga: Operator SPBU di Bolmong Keluhkan BBM Non Subsidi yang Sepi Peminat

"Sudah dua pekan seperti ini," katanya. 

Ia mengaku hampir setiap hari mengantre. 

Durasi antrean bisa mencapai tiga hingga empat jam. 

"Contoh saya antre jam 6 pagi, nanti dapat jam 9 atau 10," kata dia. 

Waktu bisa berjalan sangat lambat di kala penantian itu. 

Berbagai cara ia lakukan untuk membunuh waktu.

Tapi waktu tak bisa dibunuh. Ia akhirnya frrustasi. 

"Jadinya saya naik dan turun, seperti itu terus menerus," kata dia. 

Mengenai penyebabnya, sebut dia, masih sumir. 

Ada yang katakan pembatasan kuota. "Alat rusak dan lainnya," kata dia. 

Ungkap dia, antrean panjang menyebabkan ia rugi waktu. 

Baginya hal itu tak sepele. 

"Waktu untuk keluarga berkurang, saya biasanya bisa pulang cepat, tapi ini harus pulang agak telat dan esoknya harus cepat cepat keluar untuk ikut antrian lagi," katanya. 

Seorang sopir yang enggan namanya disebut menengarai masih ada mobil yang tap tapan. 

"Masih ada yang ngetab," kata dia. 

Ia berharap antrean kali ini jangan berlarut larut.

Solusi musti segera diambil. (Art) 

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.