Atasan Satpol PP Kota Bogor Main Saham Pakai Uang Hasil Gadai SK Anggota, Sisanya untuk Proyek
Ardhi Sanjaya April 27, 2026 01:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Terungkap aliran dana yang digunakan oleh Kasubag Keuangan Satpol PP Idja Jajuli usai menggadai SK 14 anggotanya.

Inspektorat Kota Bogor mengungkapkan hasil investigasinya yang dilakukan kepada Idja.

Idja menggunakan hasil uang yang didapatkan dari menggadai SK ternyata bukan untuk pinjaman online (pinjol) dan dugem.

“Kami sudah memeriksa terkait hal ini pada bulan Desember 2025. Terkait slot dan dugem tidak ada dalam keterangan yang bersangkutan,” kata Inspektur Pembantu Khusus pada Inspektorat Jimmy Hutapea kepada TribunnewsBogor.com, Senin (27/4/2026).

Aliran uang hasil gadai SK 14 anggota itu digunakan oleh Idja ke beberapa hal salah satunya untuk modal usaha saham valuta asing.

“Yang tersampaikan ke kami kan dia tuh ada apa namanya, main valuta asing atau apa gitu istilahnya ya. Bisa disebut ya main saham, main saham tapi saya tidak terlalu paham juga ya, tapi yang jelas dia ada main saham,” ujarnya.

Selain itu juga Idja terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa di beberapa unit kerja.

Uang hasil gadai SK itu digunakan olehnya untuk mengembalikan uang proyek.

“Sementara apa namanya, proyek-proyek dia pun juga kan harus jalan, harus mengembalikan (uangnya). Saya juga kurang paham dana apa namanya,” ujarnya.

Kasus penggadaian SK 14 anggota Satpol PP Kota Bogor yang dilakukan oleh Kasubag Keuangan Idja Jajuli ini sampai saat ini masih terus bergulir.

Idja sampai saat ini masih belum diberikan sanksi usai melakukan aksinya itu.

Peraturan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih belum keluar sehingga sanksi untuk Idja belum bisa diberikan.

Jimmy Hutapea mengatakan, sanksi yang diberikan itu tergantung dari kecepatan yang dilakukan oleh BKPSDM.

“Yang paling baru itu karena BKN-nya minta ada penambahan dokumen tambahan untuk memperkuat sanksi buat Idja gitu, untuk meyakinkan bahwa itu memang terjadi gitu. Tapi Pertek BKN belum keluar,” tandasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.