Dilansir melalui YouTube Mudah Belajar Official, latihan soal berikut membahas materi penting seperti limbah keras organik, teknik pengolahan, hingga pembuatan kerajinan dari bahan alam.
Baca juga: Soal PAT/SAT/UAS IPS Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban
Soal Pilihan Ganda
1. Limbah keras organik merupakan limbah yang berasal dari alam, bersifat padat, keras, dan membutuhkan waktu lama untuk terurai. Karakteristik utama dari limbah jenis ini adalah...
A. Mudah dibentuk tanpa alat khusus
B. Mengandung zat kimia sintetis yang berbahaya
C. Berasal dari sumber daya laut atau darat (nabati/hewani)
D. Dapat dicairkan kembali dengan suhu yang rendah
Jawaban : C
2. Berdasarkan asalnya, manakah di bawah ini yang merupakan kelompok limbah keras organik dari daerah pesisir pantai?
A. Tempurung kelapa, sisik ikan, dan cangkang kerang
B. Potongan kayu, kulit manggis, dan biji-bijian
C. Tulang sapi, tanduk kerbau, dan limbah jagung
D. Pecahan kaca, kaleng bekas, dan plastik tebal
Jawaban : A
Baca juga: Soal PAT/SAT/UAS Informatika Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Jawaban
3. Salah satu karakteristik limbah keras organik seperti tempurung kelapa adalah memiliki tekstur yang keras dan sulit dipotong. Untuk mengubahnya menjadi kerajinan yang estetik, hal pertama yang harus dipahami pengrajin adalah...
A. Kandungan zat hara dalam tempurung tersebut
B. Struktur serat dan tingkat kekerasan bahan
C. Harga jual bahan di pasar internasional
D. Lokasi pengambilan limbah yang paling jauh
Jawaban : B
4. Dalam proses pengolahan limbah keras organik, tahap pewarnaan dilakukan setelah bahan dibersihkan dan dikeringkan. Teknik pewarnaan yang paling efektif untuk pori-pori limbah kayu agar warnanya meresap adalah...
A. Hanya disemprot dengan air warna
B. Dicelupkan ke dalam larutan pewarna dalam waktu tertentu
C. Diberi cat minyak tanpa diamplas
D. Dibakar hingga hangus permukaannya
Jawaban : B
5. Seorang pengrajin ingin membuat replika hewan menggunakan cangkang kerang. Setelah melakukan observasi, ia menemukan beberapa cangkang yang rapuh. Analisis yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah...
A. Menghancurkan cangkang tersebut menjadi bubuk
B. Memilih cangkang yang memiliki ketebalan konsisten dan merendamnya dalam larutan penguat
C. Menggunakan lem tembak dalam jumlah sangat banyak agar tidak pecah
D. Mengganti cangkang kerang dengan bahan plastik yang lebih kuat
Jawaban : B
6. Sisik ikan dapat dijadikan bahan kerajinan aksesori seperti anting atau kalung. Langkah awal yang benar dalam mengaplikasikan pengolahan sisik ikan agar tidak berbau amis adalah...
A. Langsung memberi warna tanpa dicuci
B. Merendam sisik ikan dengan larutan jeruk nipis atau asam cuka
C. Menjemur sisik ikan di bawah terik matahari selama satu bulan
D. Membakar sisik ikan hingga kering
Jawaban : B
7. Limbah ikan yang terdiri dari tulang dan duri dapat dimanfaatkan menjadi produk kerajinan. Cara paling tepat untuk mengolah tulang ikan yang besar agar dapat disambungkan satu sama lain adalah...
A. Menggunakan teknik ikat dengan tali rafia
B. Menggunakan bor kecil untuk membuat lubang kemudian disambung kawat
C. Menempelkan saja dengan isolasi kertas
D. Direndam dalam air panas hingga lunak seperti karet
Jawaban : B
8. Setelah sebuah produk kerajinan limbah organik selesai dibuat, langkah terakhir adalah pengemasan. Fungsi utama kemasan yang harus diaplikasikan pada produk berbahan sisik ikan yang tipis adalah...
A. Menambah berat produk agar terasa mahal
B. Melindungi produk dari benturan dan debu agar tidak rusak/patah
C. Menyembunyikan cacat pada produk yang dibuat
D. Agar produk tidak terlihat oleh orang lain
Jawaban : B
9. Tempurung kelapa merupakan limbah keras yang banyak ditemukan di Indonesia. Alat yang diaplikasikan untuk menghaluskan permukaan tempurung kelapa sebelum difinis adalah...
A. Pisau dapur yang tajam
B. Amplas dengan berbagai tingkat kekasaran
C. Gunting kertas berukuran besar
D. Palu besi
Jawaban : B
10. Setiap daerah memiliki potensi limbah yang berbeda. Analisis wilayah menunjukkan bahwa provinsi yang terkenal sebagai penghasil kerajinan tempurung kelapa terbesar karena luasnya lahan perkebunan kelapa adalah...
A. DKI Jakarta
B. Sulawesi Utara
C. Kalimantan Utara
D. DI Yogyakarta
Jawaban : B