UPDATE Harga Emas Hari Ini di Cirebon dan Kuningan, UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Tak Bergerak
Dwi Yansetyo Nugroho April 27, 2026 01:33 PM

TRIBUNCIREBON.COM- Harga emas yang tercantum di laman Sahabat Pegadaian pada Senin (27/4/2026) pukul 07.25 WIB menunjukkan tidak ada perubahan.

Tiga produk logam mulia, yakni UBS, Antam, dan Galeri24, masing-masing masih berada di level Rp2.879.000, Rp2.938.000, dan Rp2.820.000 per gram, sama seperti harga pada Minggu (26/4/2026).

Lalu bagaimana perkembangan harga emas di Cirebon dan Kuningan?

Berdasarkan pantauan TribunCirebon.com sekitar pukul 09.00 WIB, untuk pilihan pembelian, Galeri24 tersedia dalam ukuran mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram.

 Sementara itu, emas UBS dijual dari 0,5 gram sampai 500 gram. Adapun emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dalam rentang ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Anjlok Tajam! Turun Rp 42 Ribu per Gram

Sementara itu, buyback harga emas hari ini juga ikut naik Rp 26.000 berada di level Rp 2.636.000 per gram.

Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Baca juga: Harga Emas Antam di Indramayu dan Majaengka Anjlok Tajam! Turun Rp 42 Ribu per Gram

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Galeri24

0,5 gram: Rp1.480.000
1 gram: Rp2.820.000
‎2 gram: Rp5.573.000
‎5 gram: Rp13.831.000
‎10 gram: Rp27.588.000
‎25 gram: Rp68.599.000
‎50 gram: Rp137.088.000
‎100 gram: Rp274.040.000
‎250 gram: Rp683.417.000
‎500 gram: Rp1.366.833.000
‎1.000 gram: Rp2.733.665.000

Antam

 
0,5 gram: Rp1.522.000
‎1 gram: Rp2.938.000
‎2 gram: Rp5.814.000
3 gram: Rp8.695.000
‎5 gram: Rp14.456.000
10 gram: Rp28.855.000
‎25 gram: Rp72.007.000
‎50 gram: Rp143.931.000
‎100 gram: Rp287.781.000

UBS

0,5 gram: Rp1.556.000
‎1 gram: Rp2.879.000
‎2 gram: Rp5.714.000
‎5 gram: Rp14.119.000
10 gram: Rp28.089.000
‎25 gram: Rp70.083.000
‎50 gram: Rp139.877.000
‎100 gram: Rp279.644.000
250 gram: Rp698.904.000
‎500 gram: Rp1.396.167.000. 

Dalam transaksi emas batangan Antam, baik pembelian maupun penjualan kembali (buyback) dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk pembelian emas, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP, sedangkan bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 0,9 persen.

Baca juga: Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Berbalik Arah! Naik Tipis Tapi Bikin Deg-degan

Setiap pembelian emas akan disertai bukti potong PPh Pasal 22 yang dapat digunakan sebagai dasar pelaporan pajak.

Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan pajak sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat penjualan kembali dilakukan.

Sebagai informasi, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia umumnya diperbarui setiap hari mengikuti pergerakan pasar logam mulia.

Baca juga: Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan Berbalik Arah! Naik Tipis Tapi Bikin Deg-degan

Dampak Konflik AS–Iran terhadap Pergerakan Pasar dan Investasi Global

Investor mulai memindahkan investasinya ke aset yang dinilai lebih aman seperti emas seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Situasi memanas terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan sejak Sabtu.

Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menyebut emas berpotensi menjadi aset favorit investor di tengah ketidakpastian global akibat konflik tersebut.

Menurutnya, permintaan emas diperkirakan meningkat ketika pasar kembali dibuka, mengingat kekhawatiran terkait durasi konflik, kemungkinan meluasnya dampak ke negara lain, serta risiko inflasi yang meningkat. Dalam kondisi seperti ini, emas kembali berperan sebagai aset safe haven utama bagi para investor.

Baca juga: Sempat Ambruk, Emas Antam Hari Ini di Indramayu dan Majalengka Naik Lagi, Sinyal Besar?

Harga Bisa Berubah Sewaktu-waktu

Perlu diketahui, harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar internasional dan domestik. Karena itu, investor disarankan memantau pembaruan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.

Meski mengalami koreksi, emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati karena dinilai relatif stabil dalam menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

 

 
 
 
 
 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.