ITB Perkuat Keamanan Kampus Lewat Pelatihan P3K bagi Satpam dan Tim Layanan Darurat Medis di Bandung
Muhamad Syarif Abdussalam April 27, 2026 01:47 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkuat sistem keselamatan dan kesiapsiagaan kampus dengan melatih personel keamanan dan layanan darurat melalui program Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Pelatihan yang digelar bersama PT Hazimah Pradhana Sakti itu difokuskan untuk meningkatkan kemampuan respons awal saat terjadi insiden medis maupun kecelakaan di lingkungan kampus.

Kegiatan ini diikuti satuan pengamanan dan tim layanan darurat yang menjadi garda terdepan dalam penanganan kondisi darurat sebelum tenaga medis tiba di lokasi.

Pemateri pelatihan, dr. Adila Aafiyah, menegaskan kebutuhan keterampilan P3K di lingkungan kampus yang memiliki mobilitas tinggi dan aktivitas padat.

“Lingkungan kampus dipenuhi banyak orang dan kejadian darurat tidak bisa diprediksi. Sementara layanan kesehatan tidak selalu berada di setiap titik, sehingga petugas keamanan perlu memiliki keterampilan pertolongan medis awal,” ujar Adila, Senin (27/4/2026).

Adila menjelaskan, penanganan pada menit-menit awal sangat menentukan peluang keselamatan korban, terutama pada kondisi kritis seperti henti jantung atau tidak sadarkan diri.

“Dalam kondisi tertentu, waktu 5 sampai 10 menit sangat menentukan. Jika bantuan hidup dasar dilakukan dengan benar, peluang keselamatan korban jauh lebih besar,” katanya.

Kepala Keselamatan dan Layanan Tanggap Darurat UPT K3L ITB, Widodo, menyebut kemampuan P3K menjadi bagian krusial dalam sistem keamanan kampus modern.

“Satpam dan tim layanan darurat adalah pihak pertama yang hadir saat terjadi insiden. Kemampuan P3K memastikan penanganan cepat sehingga dapat menyelamatkan nyawa atau mencegah kondisi korban memburuk,” ujar Widodo.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tersebut merupakan komitmen ITB dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan responsif terhadap berbagai situasi darurat.

Direktur PT Hazimah Pradhana Sakti, Satria Indera Maulana, menambahkan pelatihan ini ditujukan untuk membentuk personel yang lebih siap dan sigap menghadapi risiko di lapangan.

“Keamanan kampus saat ini tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga harus mampu menjadi responder awal dalam kondisi darurat,” ujar Satria. 

Pelatihan P3K ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan ITB dalam meningkatkan standar keselamatan kampus di tengah tingginya aktivitas dan dinamika lingkungan pendidikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.