TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gustavo Tocantins terus menegaskan statusnya sebagai salah satu striker paling tajam dalam sejarah PSS Sleman.
Bergabung sejak 5 Juli 2024, penyerang asal Brasil itu tak butuh waktu lama untuk meninggalkan jejak besar di Bumi Sembada.
Didatangkan dari Barito Putera dengan modal 27 gol dalam dua musim, Gustavo langsung menjelma jadi mesin gol baru bagi Super Elja.
Kini, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, ia sukses mengukir rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSS.
Rekor itu dipastikan setelah Gustavo mencetak gol saat PSS bertandang ke markas Persiba.
Pada laga tersebut, ia membobol gawang Pancar Nur di menit ke-74, gol yang sekaligus menjadi gol ke-37 pemain asal Brasil ini bersama PSS.
Jumlah tersebut membuat Gustavo melampaui torehan legenda klub, Marcelo Braga, yang sebelumnya memegang rekor dengan 36 gol.
Pencapaian ini pun disambut penuh rasa syukur oleh Gustavo. Ia menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari kontribusi tim.
“Mampu menorehkan jejak dalam sejarah seperti ini adalah sesuatu yang membuat saya sangat bangga. Saya berharap bisa mencetak lebih banyak gol lagi. Tuhan itu baik,” ujar Gustavo, Senin (27/4/2026).
“Tentu semua ini juga berkat bantuan tim dan seluruh pemain PSS yang sangat solid,” lanjutnya.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
Ia menilai Gustavo memang pantas menyandang status sebagai top skor sepanjang masa klub.
“Saya kira dia merupakan striker terbaik kita, dan menurut saya dia layak menjadi top skor sepanjang masa,” tegas Ansyari.
Ansyari menilai, Gustavo memiliki kelebihan dalam hal penempatan posisi dan naluri gol yang tajam.
”Dia tajam karena penempatan posisinya oke. Saya juga lihat naluri golnya juga tajam. Semoga dia tak cepat puas dan bisa semakin berkembang," tukasnya.