Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kepala Desa Lubuk Belimbing 2, Midarmini, mengungkap detik-detik dugaan penculikan anak di Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) pada Senin (27/4/2026) pagi.
Dalam peristiwa tersebut, korban bahkan sempat mengalami kekerasan dengan dibanting oleh pelaku saat berusaha melarikan diri.
Peristiwa ini sebelumnya dilaporkan melibatkan dua terduga pelaku, dengan satu pelaku meninggal dunia setelah diamuk massa, sementara satu lainnya telah diamankan pihak kepolisian.
Berawal dari Informasi Warga Pagi Hari
Midarmini menjelaskan, dirinya pertama kali menerima informasi dugaan penculikan saat hendak berangkat ke Curup sekitar pukul 06.30 WIB.
“Saya mendapat kabar dari warga bahwa terjadi penculikan anak. Saat saya cek ke rumah korban yang berada di depan rumah saya, kondisi terlihat normal,” ungkapnya.
Setelah ditelusuri, lokasi kejadian ternyata bukan di sekitar rumah korban, melainkan di area lain di dalam desa.
Korban Disasar Saat Jajan di Warung
Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa korban saat itu sedang berada di rumah neneknya yang berada di seberang desa. Korban dititipkan oleh orang tuanya dan saat kejadian sedang jajan di warung yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
Pada saat itulah, dua orang pelaku datang mendekati korban dan berupaya membawanya pergi.
“Pelaku langsung memeluk korban dan mencoba membawanya. Korban sempat melawan dan berhasil lepas, namun pelaku kembali mencoba membawa korban dengan berjalan kaki,” jelas Midarmini.
Pelaku Banting Korban Saat Dikejar Warga
Aksi pelaku akhirnya diketahui warga sekitar yang kemudian berteriak dan melakukan pengejaran. Menyadari dirinya dikejar, pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap korban sebelum melarikan diri.
“Korban sempat dibanting ke aspal oleh pelaku sebelum mereka melarikan diri,” ungkapnya.
Meski demikian, korban berhasil menyelamatkan diri dengan berlari menjauh dari pelaku dan tidak kembali tertangkap.
Satu Pelaku Diamankan, Satu Meninggal Dunia
Dalam proses pengejaran, warga berhasil mengamankan satu pelaku di kediaman kepala desa berikut barang bukti sepeda motor yang digunakan.
Pelaku tersebut kemudian diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Kota Padang untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, satu pelaku lainnya dilaporkan meninggal dunia. Pelaku sempat berusaha melarikan diri melalui sungai, namun tidak mampu berenang sehingga berhasil ditangkap warga.
“Pelaku sempat melawan saat diamankan, sehingga memicu kemarahan warga hingga terjadi aksi massa,” kata Midarmini.
Pelaku Diduga Sudah Berada di Desa Sejak Malam
Informasi lain yang diperoleh menyebutkan bahwa kedua pelaku diduga telah berada di Desa Lubuk Belimbing 2 sejak Minggu (26/4/2026) malam sebelum kejadian berlangsung.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas, motif, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.