TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menyebut telah menerima informasi dari Bupati Sarolangun dan media sosial terkait banjir yang melanda Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.
Ia mengatakan banjir terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Batang Asai dan Bathin VIII, dengan kondisi yang cukup parah.
Al Haris juga mengaku telah berupaya menghubungi Bupati Sarolangun untuk memperoleh data terbaru.
“Kita masih menunggu data. Saya juga akan segera turun ke lapangan. Namun, hari ini masih ada kunjungan menteri hingga besok,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah agenda tersebut, pihaknya akan mengajak media meninjau langsung lokasi terdampak.
“Nanti kita ajak media melihat langsung ke lapangan. Dari informasi yang ada, ketinggian air bahkan mencapai atap rumah warga, ini luar biasa,” lanjutnya.
Al Haris menjelaskan, peristiwa tersebut sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi dampak cuaca ekstrem.
“Ini menjadi bukti bahwa pada April mulai terjadi banjir di Jambi. Selanjutnya, pada Mei, Juni, dan Juli berpotensi terjadi kekeringan atau musim kemarau,” jelasnya.
Ia menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi. Al Haris juga meminta seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, hingga relawan, untuk bersiaga.
“Kami berharap semua pihak dapat menyiapkan diri dengan baik agar bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir,” pungkasnya.
Baca juga: Polri Bersama Stakeholder Tangani Banjir di Merangin dan Sarolangun, Warga Diimbau Tetap Waspada
Baca juga: Update Banjir Sarolangun Jambi, Kayu dan Ranting Terbawa Air di Sungai Batanghari