Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo akan mulai memberlakukan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online untuk jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026.
Kebijakan ini menjadi langkah baru, khususnya untuk jenjang SD yang baru pertama kali menerapkan sistem daring dalam proses penerimaan siswa.
Kepala Disdikbud Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, menjelaskan penerapan sistem online ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pendaftaran.
“Langkah strategis yang kami lakukan salah satunya adalah memastikan transparansi. Untuk jenjang SD dan SMP, SPMB tahun ini dilaksanakan secara online sehingga orang tua bisa memantau langsung proses seleksi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, calon siswa diwajibkan mengisi formulir pendaftaran melalui sekolah pilihan pertama.
Selanjutnya, peserta didik dapat memilih hingga empat sekolah sebagai alternatif.
Disdikbud juga menetapkan tiga jalur pendaftaran dalam SPMB tahun ini, yakni jalur umum, afirmasi, dan mutasi.
Sistem online memungkinkan orang tua untuk melihat perkembangan seleksi secara real time.
Jika calon siswa tidak diterima di pilihan pertama, sistem secara otomatis akan mengalihkan ke pilihan berikutnya.
“Misalnya jenjang SD ada pilihan satu dan dua. Jika tidak diterima di pilihan pertama, maka akan langsung muncul di pilihan kedua. Semua proses ini dilakukan melalui aplikasi, sehingga lebih mudah dan terukur,” jelas Havid.
Baca juga: SPMB 2025 Ditutup, SD Negeri di Sragen Ini Paling Sedikit Terima Siswa Baru, Cuma 2 Orang
Saat ini, Disdikbud Sukoharjo telah melakukan berbagai tahapan persiapan, termasuk sosialisasi kepada seluruh satuan pendidikan.
Masing-masing sekolah juga telah mulai berbenah dengan menyiapkan informasi, pamflet, serta panduan teknis bagi orang tua dan calon peserta didik.
Rencananya, pelaksanaan SPMB online ini akan mulai berjalan pada awal Mei 2026.
Disdikbud berharap sistem ini dapat memberikan kemudahan akses sekaligus menjamin proses penerimaan siswa baru yang lebih transparan, objektif, dan akuntabel. (*)