KONDISI Siswi SD yang Lompat dari Lantai 3 Pasar Serangan Mulai Stabil, Tapi Belum Mau Diganggu!
Anak Agung Seri Kusniarti April 27, 2026 04:41 PM

TRIBUN-BALI.COM -  Kondisi siswi kelas 6 sekolah dasar berinisial KA (13), yang nekat melompat dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu, 19 April 2026 lalu mulai stabil. 

Hal tersebut diungkapkan, Direktur RS Bali Mandara, Dokter I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya ketika dikonfirmasi, Senin 27 April 2026. 

"Pasien sudah stabil, tidak mau diganggu oleh siapapun, beliau minta privasi, saya juga tidak boleh mengomentari ininya (kondisinya). Karena orangtuanya minta privasi sebab anaknya masih kecil," ungkap, Putra Dharma. 

Lebih lanjutnya ia mengatakan, menurut laporan terakhir Minggu 26 April 2026, korban dirawat sebab terdapat patah tulang di bagian kaki, bahu dan tangan. 

Baca juga: POLISI Beber Hasil Digital Forensik Siswi Nekat Terjun dari Lantai 3, Baru 2 Hari Instal Gim Omori

Baca juga: FAKTA Baru Aksi Nekat Siswi SD Lompat di Pasar Serangan, Imajinasi Gim Omori, Korban Dikenal Pendiam

VIRAL - Viral aksi nekat siswi SD tiba-tiba melompat dari lantai 3 Pasar Serangan, Denpasar, Bali.
VIRAL - Viral aksi nekat siswi SD tiba-tiba melompat dari lantai 3 Pasar Serangan, Denpasar, Bali. (Istimewa)

"Kalau laporan terakhir per hari kemarin, masih karena ada beberapa titik patah di tangan, kaki di bahu karena lumayan tinggi jatuh. Kondisi sudah stabil, komunikasi bagus orangtua yang nungguin pasien," imbuhnya. 

Sebelumnya, seorang siswi kelas 6 sekolah dasar berinisial KA (13) nekat melompat dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. 

Insiden tragis ini terjadi, saat ia sedang membuat konten video bersama teman-temannya, motif korban tiba-tiba melompat masih menjadi tanda tanya. 

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menjelaskan peristiwa viral tersebut terjadi di sisi timur pasar yang berlokasi di Jalan Tukad Penataran. 

Menurut warga di lokasi, Ketut Prasi (46), suasana mendadak gempar ketika warga berkerumun melihat seorang anak perempuan terjatuh dari ketinggian. 

Ayah korban MK (40) menjelaskan, bahwa anaknya sempat melakukan aksi joget-joget untuk direkam oleh rekannya, mirip dengan video yang kemudian viral di media sosial. 

Namun saat joget-joget, KA secara tiba-tiba berlari dan langsung melompat dari lantai tiga pasar tanpa alasan yang jelas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.