SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Berikut update harga emas di sejumlah wilayah Aceh hari ini, Senin (27/4/2026).
Mengawali perdagangan di pekan terakhir April 2026, grafik harga emas di sejumlah pasar lokal Aceh menunjukkan pergerakan yang cukup bervariasi.
Berdasarkan laporan terbaru dari Serambinews.com dan TribunGayo.com, fluktuasi harga mulai terlihat di Banda Aceh.
Harga emas di wilayah ibu kota provinsi ini mencatatkan kenaikan tipis, setelah sempat bertahan stagnan selama beberapa hari.
Sebaliknya, kondisi pasar emas di pesisir utara dan dataran tinggi Aceh cenderung lebih tenang.
Wilayah Lhokseumawe, Aceh Tengah, hingga Bener Meriah melaporkan bahwa harga si kuning hari ini masih bertahan kokoh di level yang sama dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Sementara itu, di Aceh Timur, meski harga emas perhiasan stagnan, emas jenis Antam justru dilaporkan terkoreksi turun seiring dengan melandainya harga emas batangan nasional.
Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Sudah 4 Hari Stabil, Hari Ini 27 April 2026 Dijual Segini Per Mayam
Berikut rincian lengkap harga emas per mayam di sejumlah wilayah Aceh per Senin 27 April 2026, dirangkum dari laporan Serambinews.com dan TribunGayo.com.
Harga emas di ibu kota provinsi hari ini terpantau mulai merangkak naik tipis setelah sempat stagnan selama beberapa hari.
Di Toko Emas Bina Nusa, tercatat kenaikan sebesar Rp 30.000 per mayam dibandingkan perdagangan Sabtu (25/4/2026) lalu.
Namun, di beberapa gerai lain seperti Toko Emas Al-Fath, harga masih bertahan stabil di angka Rp 8,1 juta.
Catatan: Harga dasar, belum termasuk ongkos buat (Rp 100.000 - Rp 250.000).
Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini 27 April 2026 Stagnan, Berikut Rincian Harganya
Untuk wilayah Lhokseumawe, harga beli emas murni maupun London terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan dibandingkan harga pada hari Minggu kemarin.
Mori dari Toko London menyebutkan bahwa dalam sepekan terakhir, tingkat transaksi masih didominasi oleh warga yang menjual emas daripada yang membeli.
Berdasarkan pantauan TribunGayo.com di Toko Emas Mutiara Baru, Simpang Tiga Redelong, harga emas di Bener Meriah masih bertahan kokoh tanpa pergerakan di awal pekan ini.
Berbeda dengan Lhokseumawe, minat beli masyarakat di wilayah ini justru masih tinggi dengan perbandingan transaksi 70 persen beli dan 30 persen jual.
Berikut rincian harga emas di wilayah Bener Meriah hari ini, Senin (19/4/2026).
Senada dengan wilayah tetangganya, harga emas di Takengon juga dilaporkan stabil.
Alam, pengelola Toko Emas Mulia Baru, menyebutkan bahwa daya beli masyarakat Aceh Tengah saat ini tetap tinggi meskipun harga cenderung tidak mengalami perubahan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Dilansir dari TribunGayo.com, berikut rincian harga emas di wilayah Aceh Tengah hari ini, Senin (19/4/2026).
Baca juga: Harga Emas Antam di Logam Mulia & Pegadaian Hari Ini, Berapa Selisihnya? Cek Rincian 27 April 2026
Aceh Timur mencatatkan kondisi harga yang stagnan untuk jenis perhiasan dan emas batangan lokal.
Namun, khusus untuk jenis emas Antam, terjadi penurunan tipis mengikuti pergerakan harga emas batangan nasional.
Muliadi dari Toko Tiara Idi Rayeuk mencatat tren emas sebulan terakhir memang lebih dominan turun daripada naik.
Berikut rincian harga emas di wilayah Aceh Timur hari ini, Senin (19/4/2026).
Tren penguatan tipis yang sempat terjadi pada akhir pekan lalu tidak berlanjut di awal pekan ini.
Seluruh lini produk emas batangan kompak masuk ke zona merah.
Di gerai Pegadaian, harga emas Antam terkoreksi Rp 16.000 menjadi Rp 2.922.000 per gram.
Emas produksi UBS juga menyusut menjadi Rp 2.868.000 per gram, diikuti emas Galeri24 di posisi Rp 2.810.000 per gram.
Situs resmi Logam Mulia (Antam) juga mencatatkan penurunan serupa sebesar Rp 16.000, membawa harga ke level Rp 2.809.000 per gram.
Harga buyback (beli kembali) kini berada di angka Rp 2.620.000 per gram, dengan selisih harga (spread) sebesar Rp 189.000 per gram.
Sesuai aturan perpajakan, setiap transaksi tetap dikenakan PPh Pasal 22 sesuai dengan kepemilikan NPWP masing-masing investor.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)