– Kasus menggemparkan terjadi di RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada Senin (27/4/2026).
Seorang ayah bernama Indra Kusuma (39) tewas setelah dianiaya oleh sekelompok orang di depan keluarganya.
Tak hanya Indra, putranya bernama Muhammad Perdi (21) juga menjadi korban serangan akibat aksi pengeroyokan tersebut.
Berdasarkan keterangan salah satu anak korban bernama Okta (18), peristiwa diduga terjadi akibat salah paham antara adiknya yang duduk di bangku kelas 6 SD bersama anak dari pelaku.
Sang adik kemudian pulang ke rumah sambil menangis, sehingga ibu korban sempat mendatangi rumah pelaku untuk mencari penjelasan. Namun saat itu rumah pelaku berada dalam keadaan kosong.
Kemudian menjelang maghrib, tiga pelaku datang dengan sepeda motor.
Salah satunya masih berstatus pelajar SMA berusia 17 tahun dan dua di antaranya adalah orang dewasa.
Mereka datang dengan berboncengan sembari membawa senjata tajam berupa pisau dan golok.
Ketiganya langsung menyerang Indra secara brutal hingga tersungkur bersimbah darah.
Melihat ayahnya diserang, Perdi berusaha melawan. Namun ia justru terkena sabetan senjata dan dipukuli hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Sementara Indra meninggal akibat luka parah dengan total sekitar 17 tusukan.
Dari informasi, pelaku diketahui masih menyerang korban saat Indra sudah berada dalam kondisi tidak bergerak.
Adapun dugaan sementara, pelaku merupakan pelajar SMA yang mengajak kedua pamannya untuk melakukan penyerangan.
Saat ini kasus ditangani Polsek Kota Baru. Satu pelaku yang merupakan anak SMA sudah ditangkap, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.