Persaingan Promosi Liga 2 Memanas, Suporter Dorong Penggunaan Wasit Asing di Laga Penentuan
Hari Widodo April 27, 2026 08:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Persaingan menuju tiket promosi ke Liga 1 di penghujung kompetisi Liga 2 Indonesia kian memanas, khususnya di Grup Timur. 

Tiga tim, yakni Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman, masih sama-sama berpeluang lolos, membuat laga terakhir menjadi penentu nasib.

Ketiganya dijadwalkan bertanding secara bersamaan pada Minggu (3/5/2026) sore. Situasi ini dinilai krusial, bahkan rawan terhadap potensi pelanggaran sportivitas.

Saat ini, klasemen sementara dipimpin PSS Sleman dengan 53 poin, disusul Persipura Jayapura dengan poin yang sama. Sementara Barito Putera berada di posisi ketiga dengan 50 poin, masih memiliki peluang mengejar.

Pada laga penentuan, PSS Sleman akan menghadapi PSIS Semarang, Persipura melawan Persiku Kudus, sedangkan Barito Putera menjamu Persipal Palu.

Baca juga: Skenario Barito Putera, PSS Sleman dan Persipura Promosi Liga 1 Jika Poin Sama, PSIS Jadi Penentu

Ketatnya persaingan membuat suporter mulai angkat suara. Mereka berharap seluruh laga penentuan dipimpin wasit asing demi menjaga integritas pertandingan.

Salah satu suporter, Norman, menilai langkah tersebut penting untuk mengantisipasi potensi kecurangan.

“Memasuki pekan terakhir, ada tiga tim yang peluangnya masih terbuka. Dengan kondisi seperti ini, alangkah baiknya pertandingan dipimpin wasit asing,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, kehadiran wasit asing dapat memberikan rasa keadilan yang lebih bagi semua tim yang bertanding.

“Setidaknya bisa meminimalisir potensi kecurangan dan membuat pertandingan lebih fair,” lanjutnya.

Norman juga mengaku khawatir terhadap kemungkinan praktik yang mencederai sportivitas, seperti pengaturan skor.

“Kita tidak ingin ada ‘main sabun’ atau hal-hal yang merugikan tim tertentu. Jangan sampai laga penutup ini ternodai,” tegasnya.

Baca juga: PSS Sleman Ditahan Imbang Persiba, Begini Peluang Barito Putera

Hal senada disampaikan suporter lainnya, Amang Kandar. Ia berharap laga penentuan benar-benar berjalan dengan menjunjung tinggi fair play.

“Peluang ketiga tim masih sama besar. Jadi penting sekali memastikan pertandingan berjalan adil,” ujarnya.

Menurutnya, kepemimpinan wasit yang netral akan sangat menentukan kualitas pertandingan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kompetisi.

“Jangan sampai ada keputusan yang aneh-aneh. Ini laga penentuan, semua harus transparan,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.