Grid.ID - Shalom Razade turut berperan dalam film horor terbaru The Bell: Panggilan untuk Mati. Di film ini, ia memerankan sosok Isabel sekaligus Penebok, yaitu hantu tanpa kepala yang berasal dari mitos dan legenda urban masyarakat Belitung.
Film ini menghadirkan nuansa horor yang kental dengan sentuhan budaya lokal yang jarang diangkat. Kehadiran Penebok pun menjadi daya tarik utama yang memperkuat identitas cerita.
Shalom pun membagikan pengalamannya selama menjalani proses syuting di Belitung. Ia mengaku suasana lokasi syuting justru memberikan pengalaman yang menyenangkan.
"Enak banget, indah banget. Kalau capek, melihat pemandangan sudah langsung ada energi lagi," ujarnya saat berada dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (27/4/2026).
Tak hanya keindahan alamnya, Shalom juga terkesan dengan berbagai hal lain di lokasi tersebut. Ia merasa suasana di Belitung membuat proses syuting terasa lebih ringan.
"Makanannya juga enak, warga lokalnya ramah-ramah. Pokoknya dimanjakan oleh keindahan Pulau Belitung," tuturnya.
Meski memerankan sosok menyeramkan, wanita berusia 27 tahun ini mengaku tidak bertanya tentang sosok Penebok pada warga lokal. Ia mengaku sudah takut duluan sebelum akan bertanya, dan memilih untuk fokus bekerja tanpa terlalu mendalami hal-hal yang bisa memicu rasa takut.
"Sudah takut duluan (bertanya). Mendingan nggak usah nanya. Bekerja dengan baik, nggak usah iseng-iseng, terus menikmati Pulau Belitung," ungkapnya.
Shalom juga berbicara soal ketakutannya saat bermain dalam film horor. Ia mengaku memiliki perasaan yang campur aduk ketika menghadapi situasi menyeramkan.
"Penakut nggak penakut sih ya. Kalau misalnya terjadi beneran di depan aku ya aku takut pasti. Tapi kalau misalnya kemarin syuting nggak ada takut apa-apa," katanya.
Sepanjang kariernya bermain di genre horor, wanita kelahiran Jakarta ini mengaku tidak pernah mengalami kejadian yang benar-benar menyeramkan saat syuting. Karena hal itu merasa tidak pernah ketakutan saat syuting film horor.
"Alhamdulillah enggak (takut) sih. Kalau enggak, ya takut kabur, pulang," pungkasnya.