Shalom Razade Jadi Hantu Berhati Tanpa Kepala di Film The Bell, Peran Ganda yang Bikin Haru
Budi Sam Law Malau April 27, 2026 10:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA –- Shalom Razade siap menggebrak industri film horor tanah air lewat peran ganda yang menantang dalam film terbaru bertajuk 'The Bell: Panggilan Untuk Mati'.

Putri dari aktris Wulan Guritno ini tidak hanya memerankan sosok aktivis, tetapi juga menjelma menjadi entitas mengerikan yang dikenal sebagai Hantu Penebok.

Horor dengan Sentuhan Emosional

Berbeda dengan sosok hantu pada umumnya yang hanya menebar teror tanpa alasan, Shalom mengaku jatuh cinta pada naskah film ini karena adanya kedalaman karakter pada sosok hantu yang ia perankan.

Hantu Penebok digambarkan sebagai sosok tanpa kepala bergaun merah yang mengumpulkan kepala manusia demi tujuan tertentu.

"Awalnya aku tertarik karena ternyata si hantu Penebok ini punya alasan kenapa dia mengumpulkan kepala, bukan sekadar teror saja. Ternyata hantunya ini sebenarnya punya hati," ujar Shalom Razade saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Syuting Film Kuasa Gelap Perjanjian Darah Telah Selesai, Skala Produksinya Melampaui Film Pertama

Wanita berusia 27 tahun ini mengungkapkan bahwa ada sisi melankolis di balik kekejaman sang hantu.

Sosok tersebut ternyata hanya ingin bertemu dengan orang yang dicintainya.

"Aku malah jadi terharu pas baca skripnya. Ada makna di balik aksi mengumpulkan kepala itu," tambahnya.

Totalitas Bahasa Belanda dan Urban Legend Bangka Belitung

Demi memperkuat karakter Isabella, seorang aktivis Bangka Belitung di zaman penjajahan, Shalom menunjukkan totalitasnya dengan mengusulkan penggunaan bahasa Belanda dalam beberapa dialog.

Langkah ini diambil agar pesan dan keseriusan karakternya tersampaikan secara autentik kepada penonton.

Film garapan sutradara Jay Sukmo ini mengangkat urban legend dari tanah Bangka Belitung yang jarang tersentuh layar lebar.

Produser Aris Muda menyebutkan bahwa pemilihan Hantu Penebok bertujuan untuk memberikan warna baru dalam liga film horor Indonesia yang selama ini didominasi sosok kuntilanak atau pocong.

Baca juga: Givina Total Dalami Peran di Film The Bell: Panggilan Untuk Mati

Sinopsis Singkat: Panggilan Lonceng Maut

'The Bell: Panggilan Untuk Mati' berkisah tentang sekelompok YouTuber yang mencuri lonceng keramat di Belitung demi konten.

Tanpa mereka sadari, tindakan tersebut membebaskan Penebok, entitas mengerikan yang telah terkurung selama ratusan tahun.

Kini, setiap denting lonceng menjadi penanda maut yang menagih nyawa—dan kepala—siapa pun yang mendengarnya.

Film yang juga dibintangi oleh Givina Lukita, Ratu Sofya, dan aktor kawakan Mathias Muchus ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 7 Mei 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.