TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Givina Lukita membagikan pengalaman tak terlupakan saat menjalani salah satu adegan paling intens di film The Bell.
Memerankan Saidah, Givina harus terlibat adegan saling tampar dengan Ratu Sofya yang berperan sebagai Airin.
Givina cerita momen itu ternyata berlangsung lebih nyata dari yang direncanakan sebelum mulai pengambilan gambar.
Ia mengungkapkan, adegan tersebut memang sudah dipersiapkan secara teknis sejak awal.
Keduanya bahkan sempat menyepakati arah tamparan agar terlihat meyakinkan di kamera tanpa menyakiti satu sama lain.
“Sebenarnya waktu di lokasi tuh kita sudah janjian. ‘Nanti kamu nampar ke sini, aku ke sini,’ sudah teknis lah,” ujar Givina di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Serius Jalani Karier di Dunia Akting, Givina Lukita: Pekerjaan Ini Udah Aku Anggap Sebagai Identitas
Namun saat pengambilan gambar berlangsung, situasi berubah. Keduanya disebut terlalu larut dalam emosi karakter, hingga tamparan yang terjadi terasa sungguhan.
“Ternyata kayaknya kita terlalu mendalami emosional," kata Givina.
"Jadi waktu ditampar sama Airin, ‘Bhap!’ aku kaget. Yang lain juga kaget,” terusnya sambil tertawa.
Respons spontan pun terjadi. Givina mengaku refleks membalas tamparan tersebut, bukan lagi sekadar akting yang diatur sebelumnya.
“Jadi kita kayak, ‘Oke, tampar balik!’ Itu dari hati deh kayaknya,” ucapnya sambil tertawa.
Meski sempat berlangsung intens, Givina mengaku suasana langsung mencair begitu sutradara meneriakkan cut.
“Setelah ‘cut’, kita langsung ‘Kamu nggak apa-apa? Maaf ya.’ Terus malah saling nanya, ‘Kamu personal deh tadi, kenapa sih?’ gitu,” ungkap Givina.
Adegan itu pun meninggalkan kesan mendalam bagi Givina. Ia mengakui sempat merasakan sakit, namun di saat yang sama justru menganggap pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang seru dan menghibur.
“Lumayan sakit, tapi seru juga. Lucu,” katanya.
Film The Bell: Panggilan untuk Mati yang disutradarai Jay Sukmo ini mengangkat kisah horor dari mitos lokal Belitung tentang sosok Penebok.
Rencananya film yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus, Givina, Shaloom Razade, dan Bhisma Mulia akan tayang pada 7 Mei 2026.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)