Iran Terabas Blokade AS di Selat Hormuz: Masih Mampu Ekspor 4,6 Juta Barel Minyak! 
Hasiolan Eko P Gultom April 27, 2026 10:38 PM

Iran Terabas Blokade AS di Selat Hormuz: Mampu Ekspor 4,6 Juta Barel! 

TRIBUNNEWS.COM - Upaya Amerika Serikat (AS) 'mencekik' ekonomi Iran, satu di antaranya lewat blokade laut di Selat Hormuz, tampaknya belum berhasil sepenuhnya.

Nyatanya, Iran masih mampu 'bernapas' dengan terus mengekspor minyak mereka ke luar negeri lewat jalur yang diblokade AS.

Baca juga: Separah Apa Kerusakan Berbagai Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Gegara Serangan Iran? 

TankerTrackers, sebuah platform pelacakan pengiriman minyak, melaporkan pada Minggu bahwa sekitar 4 juta barel tambahan minyak Iran berhasil melewati blokade maritim AS.

Platform itu menambahkan kalau Iran memuat 4,6 juta barel minyak mentah ke pelabuhannya.

Platform tersebut menambahkan dalam akun platform X-nya bahwa, berdasarkan data pelacakan dan citra satelit, pengiriman minyak Iran senilai sekitar $1,05 miliar dikembalikan ke Iran setelah dicegat oleh pasukan angkatan laut AS.

Sumber yang sama mengindikasikan bahwa Angkatan Laut AS menyita pengiriman minyak Iran yang diperkirakan senilai sekitar 380 juta dolar AS di Samudra Hindia, yang tampaknya ditujukan untuk Amerika Serikat.

TERABAS BLOKADE AS - Ilustrasi kapal-kapal tanker di Selat Hormuz. Dilaporkan, kapal berentitas Iran mampu menerabas blokade laut yang dilakukan Amerika Serikat.

Pengiriman Minyak Terus Berlanjut

Data ini memperkuat apa yang dilaporkan Reuters tiga hari lalu, mengutip perusahaan analisis data Vortexa, bahwa sekitar 10,7 juta barel minyak Iran melintasi Selat Hormuz antara 13 dan 21 April, setelah embargo AS mulai berlaku pada 13 April.

Data Vortexa menunjukkan kalau pengiriman tersebut diangkut menggunakan enam kapal tanker yang telah mematikan sistem pelacakannya, sebuah praktik yang digunakan untuk mengurangi kemampuan memantau rute.

Vortexa juga mencatat 35 transit kapal yang terkait dengan Iran antara 13 dan 22 April, sebuah indikasi bahwa aktivitas pengiriman Iran terus berlanjut meskipun ada pembatasan dari AS.

Penerobosan Meluas

Bloomberg melaporkan bahwa 34 kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran berhasil menyeberangi Selat Hormuz, sementara Wall Street Journal melaporkan bahwa lebih dari 24 kapal bermuatan minyak dan gas lolos dari embargo, berdasarkan data dari Lloyds List Intelligence.

Sebaliknya, Komando Pusat AS mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah memaksa 37 kapal untuk berbalik arah, sebagai bagian dari penegakan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang datang ke atau menuju pelabuhan Iran, menurut sumber yang sama.

Citra satelit juga menunjukkan dua kapal tanker raksasa, Hero 2 dan Heidi, melintasi Laut Arab pada tanggal 20 April, membawa hingga 4 juta barel.

Terlepas dari penerobosan-penerobosan blokade ini, laju pengiriman barang terkait Iran melalui selat tersebut telah menurun menjadi antara satu dan dua kapal tanker per hari, dibandingkan dengan rata-rata antara dua dan tiga kapal tanker per hari sebelum Amerika Serikat memberlakukan blokade angkatan laut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.